Barisenter

Animasi barisenter
Dua objek dengan massa yang mirip, misalnya sistem asteroid 90 Antiope
Dua objek dengan massa yang sedikit berbeda, misalnya Pluto dan Kharon
Dua objek dengan massa yang cukup berbeda, misalnya Bumi dan Bulan
Dua objek dengan massa yang jauh berbeda, misalnya Matahari dan Bumi
Dua objek dengan massa yang sama tetapi memiliki orbit yang sangat lonjong, umum dijumpai pada sistem bintang biner

Barisenter atau barisentrum (dari bahasa Yunani Kuno βαρύς (barús), artinya "berat", dan κέντρον (kéntron), artinya "tengah")[1] adalah pusat massa dari dua atau lebih objek yang mengorbit satu sama lain. Barisenter merupakan titik nyata yang diorbit oleh objek-objek tersebut yang bersifat dinamis (berubah-ubah), sehingga bukan merupakan objek fisik. Barisenter merupakan suatu konsep yang penting dalam berbagai bidang ilmu seperti astronomi dan astrofisika. Jarak dari pusat massa suatu benda ke barisenter dapat dihitung menggunakan model masalah dua benda (two-body problem).

Jika salah satu dari dua benda langit yang ada jauh lebih masif daripada benda yang lainnya dan kedua benda tersebut relatif berdekatan satu sama lain, barisenter kedua benda biasanya akan terletak di dalam objek yang lebih masif. Dalam kasus tersebut, benda yang lebih kecil massanya akan terlihat mengorbit benda yang lebih besar, sedangkan benda yang lebih besar terlihat sedikit "bergoyang" jika diamati pada titik barisenter tersebut. Model tersebut berlaku pada sistem Bumi–Bulan, yang barisenternya terletak sekitar 4.671 km (2.902 mi) dari pusat Bumi, yaitu sekitar 74% panjang radius Bumi yang berjumlah 6.378 km (3.963 mi). Jika dua benda memiliki massa yang kurang lebih sama, barisenter kedua benda umumnya akan terletak di suatu titik di antara keduanya dan kedua benda akan terlihat mengelilingi titik itu. Model ini berlaku pada Pluto dan Charon (salah satu satelit alami Pluto) serta pada banyak sistem asteroid biner dan bintang biner. Jika benda yang massanya lebih kecil berada jauh, barisenter dapat berlokasi di luar benda yang massanya lebih besar. Model ini berlaku untuk Jupiter dan Matahari; meskipun Matahari memiliki massa seribu kali lebih besar dari Jupiter, tetapi barisenter mereka berada sedikit di luar Matahari karena jarak keduanya yang relatif besar.[2]

Dalam ilmu astronomi, koordinat barisentris adalah koordinat nonrotatif yang titik pangkalnya berada di barisenter dua benda atau lebih. Sistem Referensi Selestial Internasional (ICRS) adalah sistem koordinat barisentris yang berpusat pada barisenter Tata Surya.

Lihat juga

Referensi

  1. ^ "barycentre". Oxford English Dictionary (Edisi 2nd). Oxford University Press. 1989.
  2. ^ MacDougal, Douglas W. (December 2012). Newton's Gravity: An Introductory Guide to the Mechanics of the Universe. Berlin: Springer Science & Business Media. hlm. 199. ISBN 978-1-4614-5444-1.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.