Etefon
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |
Etefon adalah zat pengatur tumbuh (ZPT) yang mengandung bahan aktif etilen. Etefon digunakan untuk menyelaraskan kemasakan buah, sehingga panen dapat dilakukan sekaligus. Manfaat lain adalah memudahkan panen buah, terutama untuk sistem pemanenan mekanis ,mempercepat pemasakan buah, dan meningkatkan kemanisan buah.[1][2]


Etefon dapat digunakan untuk menyerempakkan kemasakan buah apel, kedelai, kopi, nenas, pisang, dan tembakau Etefon dapat digunakan untuk menyerempakkan kemasakan buah melon
Mekanisme aksi
Setelah dimetabolisme oleh tanaman, zat ini diubah menjadi etilena, pengatur pertumbuhan dan kematangan tanaman yang ampuh. Ketika diaplikasikan pada tanaman yang sedang dalam tahap vegetatif, etilena biasanya bekerja dengan menghambat pertumbuhan vegetatif dan mendorong dimulainya tahap pembungaan. Jika diaplikasikan pada tahap selanjutnya, zat ini dapat mempercepat pematangan beberapa buah. Zat ini juga merupakan penghambat butirilkolinesterase.
Penggunaan pada berbagai tanaman
Penggunaan ethephon di AS pada tahun 2011; hampir hanya digunakan pada tanaman kapas. Etephon sering digunakan pada gandum, kopi, tembakau, kapas, dan beras untuk membantu buah tanaman mencapai kematangan lebih cepat.
Kapas merupakan tanaman tunggal terpenting yang digunakan untuk ethephon. Tanaman ini memulai pembuahan selama beberapa minggu, mendorong pembukaan buah kapas lebih awal, dan meningkatkan pengguguran daun untuk memfasilitasi dan meningkatkan efisiensi panen terjadwal. Kualitas kapas yang dipanen pun meningkat.
Etefon juga banyak digunakan oleh petani nanas untuk memulai perkembangan reproduksi buah (pemaksaan). Etefon juga disemprotkan pada buah nanas hijau matang untuk menyesuaikannya dengan persyaratan pemasaran produk. Mungkin ada beberapa efek merugikan pada kualitas buah.
Toksisitas ethephon sangat rendah, dan ethephon yang digunakan pada tanaman akan diubah menjadi etilen dengan sangat cepat.
Penggunaan bahan kimia ini diizinkan di Uni Eropa.
Lihat pula
- Fitoaleksin
- Feromon
- Hormon
- ZPT
- Etilen (hormon tumbuhan)
- Residu pestisida
- Dampak lingkungan dari pestisida
- Herbisida
- Bakterisida
- Fungisida
- Insektisida
- Nematisida
- Virusida
- Dimetil klorotiofosfat
Referensi
- ^ "R.E.D. Facts Ethephon" (PDF). Environmental Protection Agency.
- ^ Zhang, Nanjing; Casida, John E (2002). "Novel Irreversible Butyrylcholinesterase Inhibitors: 2-Chloro-1-(substituted-phenyl)ethylphosphonic Acids". Bioorganic & Medicinal Chemistry. 10 (5): 1281–1290. doi:10.1016/s0968-0896(01)00391-1. PMID 11886791.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.