Jean Amilcar
| Jean Amilcar | |
|---|---|
| Lahir | c. 1781 |
| Meninggal | 1796 |
Jean Amilcar (1781–1796) merupakan anak adopsi dari Louis XVI dan Marie Antoinette.[1] Ia merupakan orang Prancis Senegal. Ia diperbudak sejak kecil dan kemudian dibeli dari pedagang budak setempat oleh pejabat Prancis Chevalier de Boufflers, yang ingin menyelamatkannya dari penyeberangan Atlantik yang mematikan.[2] Ketika Chevalier de Boufflers kembali ke Prancis pada tahun 1787, ia membawa Amilcar yang berumur enam tahun, dan menghadiahkannya kepada Ratu Marie Antoinette, sebagai sebuah hadiah.[1]
Marie Antoinette membebaskannya, membaptisnya di Notre Dame de Versailles,[3] dan mengadopsinya, menjadikan Ia sebagai anak asuhnya. Jean bukanlah anak pertama yang diasuh oleh Marie Antoinette. Berbeda dengan anak-anak asuh Ratu lainnya, seperti Armand Gagné, Ernestine Lambriquet, dan 'Zoë' Jeanne Louise Victoire, ia tidak diasuh di istana. Sang Ratu, menyekolahkannya di sebuah sekolah berasrama di Saint-Cloud dengan biayanya sendiri. Marie Antoinette terus membayar biaya sekolahnya bahkan setelah pecahnya Revolusi Prancis tahun 1789, dan ia tetap bersekolah di sekolah berasrama St. Cloud.[3]
Ketika Marie Antoinette dipenjara pada tahun 1792, ia tidak lagi dapat membayar biaya sekolah Jean Amilcar. Hal ini mengakibatkan Jean Amilcar dikeluarkan dari sekolah. Terdapat anggapan bahwa setelah dikeluarkan dari sekolah berasrama, ia mati kelaparan di jalanan.[3] Namun, penelitian selanjutnya membuktikan hal ini salah. Jean, yang saat itu berusia sebelas tahun, diasuh oleh salah satu gurunya, Quentin Beldon, yang berhasil mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk membiayai sekolah Jean dengan mengacu pada dukungan yang diberikan pemerintah Revolusioner kepada orang-orang yang diperbudak selama rezim sebelumnya. Menunjukkan bakat menggambar, Jean Amilcar dapat mendaftar di Akademi Liancourt di Paris dengan dukungan negara pada tahun 1796. Namun, ia meninggal karena sakit di sebuah rumah sakit di Paris pada tahun yang sama.[2]
Referensi
- ^ a b Étienne, Noémie; Martin, Meredith (2025-06-25). "Spectacular Blindness: Enslaved Children and African Artifacts in Eighteenth-Century Paris". Status Quaestionis (dalam bahasa Inggris) (28). doi:10.13133/2239-1983/19171. ISSN 2239-1983.
- ^ a b Ribbe, Claude (2016-09-15). Une autre histoire (dalam bahasa Prancis). CHERCHE MIDI. ISBN 978-2-7491-5080-2.
- ^ a b c Huisman, Philippe; Jallut, Marguerite (1971). Marie Antoinette. Internet Archive. New York, Viking Press. ISBN 978-0-670-45697-0.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.