Kaatinga
| Kaatinga | |
|---|---|
Pemandangan | |
Peta ekoregion Caatinga. | |
| Ekologi | |
| Wilayah | Neotropis |
| Bioma | Gurun dan belukar kering |
| Batas | |
| Geografi | |
| Luas | 730,850 km2 (282,183 sq mi) |
| Negara | Brasil |
| Negara bagian | |
| Koordinat | Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.km 7°36′46″S 39°26′01″W / 7.612796°S 39.433699°W |
| Konservasi | |
| Status konservasi | Rentan |
| Dilindungi | 44,133 km² (6%)[1] |
Kaatinga (/kəˈtɪŋɡə, ˌkɑːˈtʃɪŋɡə/; [kaaˈt͡ʃĩɡɐ]) adalah sejenis vegetasi tropis semi-kering, serta sebuah ekoregion yang dicirikan dengan vegetasi jenis tersebut di Brasil timur laut interior. Nama "Kaatinga" berasal dari Bahasa Tupi Lama ka'atinga, yang berarti "hutan putih" (ka'a = 'hutan, vegetasi'; tinga = 'putih'). Kaatinga adalah hutan berduri dan belukar kering, yang sebagian besar terdiri dari pohon-pohon berduri kecil yang secara musiman meluruhkan dedaunannya. Kaktus, tumbuhan berbatang tebal, semak berduri, serta rumput iklim kering membentuk lapisan yang terdekat dengan tanah. Sebagian besar vegetasi mengalami lonjakan aktivitas singkat selama musim hujan yang berlangsung selama 3 bulan.
Kaatinga berada pada zona tropis Bumi, serta menjadi salah satu enam bioma utama di Brasil. Luasnya 912,529 km²,[2] atau hampir 10% dari teritori Brasil. Kaatinga menjadi tempat tinggal 26 juta orang[3] dan lebih dari 2000 spesies tumbuhan, ikan, reptil, amfibi, burung dan mamalia.
Wilayah ini hanya ditemukan di Brasil. Dengan demikian, sebagian besar warisan keanekaragamannya tidak dapat ditemukan di tempat lain di Bumi.
Referensi
- ^ Eric Dinerstein, David Olson, et al. (2017). An Ecoregion-Based Approach to Protecting Half the Terrestrial Realm, BioScience, Volume 67, Issue 6, June 2017, Pages 534–545; Supplemental material 2 table S1b. [1]
- ^ da Silva., J. M. C.; Barbosa, L. C. F.; Leal, I. R.; Tabarelli, M. (2017). Caatinga. Springer. hlm. 3–19.
- ^ Salcedo, I.H., Menezes, R.S.C. (2009): Agroecosystem functioning and management in semi-arid Northeastern Brazil, in: Tiessen, H., Stewart, J.W.B. (eds.): Applying Ecological Knowledge to Landuse Decisions. Inter-American Institute for Global Change Research - IICA-IAI-Scope, Paris, pp. 73–81.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.