Kota hantu

Berlin, Salah satu kota mati di negara bagian Nevada, Amerika Serikat
Pripyat, Ukraina kini ditinggalkan setelah bencana Chernobyl.
Craco, Basilicata, kota mati yang kini merupakan taman negara dan setting filmnya

Kota hantu (bahasa Inggris: Ghost Town) atau Kota mati adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sebuah kota yang telah ditinggalkan. Kota tersebut biasanya ditinggalkan karena berbagai alasan, seperti aktivitas ekonomi yang telah gagal, atau karena bencana alam, atau bencana yang disebabkan oleh manusia, seperti perang, dan bencana nuklir.

Kota mati sejati adalah kota yang sepenuhnya ditinggalkan, seperti Bodie, California, dan Craco, Basilicata (Italia), tetapi turis mungkin akan datang mengunjunginya.

Beberapa kota-kota mati tempat wisata: Barkerville, British Columbia; Bannack, Montana, Elizabeth Bay, Namibia, Jerome, Arizona; Kolmanskop, Namibia, Oatman, Arizona, dan Tombstone, Arizona.

Penyebab

Faktor-faktor ditinggalkannya sebuah kota adalah sebagai berikut:

Kontaminasi Tanah juga dapat membuat sebuah kota mati. Inilah yang terjadi pada Times Beach, pinggiran kota St Louis, warga yang terkena tingkat tinggi dioxin. Centralia, Pennsylvania ditinggalkan oleh banyak orang karena batu bara di bawah tanah yang sangat berbahaya.

Salah satu faktor lainnya yang paling jarang adalah pembangunan bendungan. Contohnya, Loyston di Tennessee.

Kota mati yang hidup kembali

Kota Walhalla, Victoria diambil tahun 1910
Kota Walhalla, Victoria diambil tahun 2004

Ada beberapa kota mati yang hidup kembali karena bantuan para turis untuk membangun kembali. Contohnya adalah kota Alexandria, kota kedua terbesar di Mesir. Aleksandria adalah kota yang sangat berkembang pada masa era kuno. Namun, pada pertengahan abad ke-19, kota ini menjadi kota mati. Sekarang kota ini sudah hidup kembali dengan penduduk 3,5 - 5 juta jiwa.

Contoh lainnya adalah Foncebadón, sebuah desa di Spanyol yang sebagian besar ditinggalkan dan hanya dihuni oleh seorang ibu dan anak, secara perlahan sedang dihidupkan kembali karena aliran yang terus meningkat dari peziarah di jalan ke Santiago de Compostela.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.