Prosumer

Prosumer adalah istilah yang merujuk pada individu atau kelompok yang berperan ganda sebagai produsen dan konsumen dalam proses produksi dan konsumsi barang, jasa, atau konten. Konsep ini banyak digunakan dalam kajian ekonomi, budaya, dan media digital untuk menjelaskan pergeseran peran konsumen yang semakin aktif dalam menciptakan nilai.[1]

Etimologi

Alvin Toffler. Diambil di Beverly Hills, California.

Istilah prosumer merupakan gabungan dari kata producer atau professional dan consumer. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Marshall McLuhan dan Barrington Nevitt dalam buku mereka Take Today (p. 4) pada 1972. Saat ini juga digunakan untuk barang-barang elektronik, misalnya kamera, camcorder, dan HDTV.

Prosumer dalam Era Digital

Dalam perkembangan teknologi digital dan internet, terutama sejak munculnya media sosial dan platform berbasis partisipasi pengguna, peran prosumer menjadi semakin menonjol. Pengguna tidak hanya mengonsumsi konten, tetapi juga memproduksi dan mendistribusikannya secara aktif, seperti melalui unggahan video, tulisan, gambar, dan bentuk konten digital lainnya.

Fenomena ini banyak ditemukan dalam budaya populer global, khususnya di kalangan penggemar yang tergabung dalam komunitas daring atau digital fandom. Para penggemar tidak hanya menikmati produk budaya populer, seperti musik, film, dan serial televisi, tetapi juga menciptakan konten turunan seperti fan fiction, fan art, dan video editan yang dibagikan secara luas di internet.

Prosumer dan Tenaga Kerja Digital

Pada masa sekarang ini, generasi muda yang terlibat dalam budaya populer global dapat diposisikan sebagai prosumer sekaligus free digital labourer atau tenaga kerja digital gratis. Aktivitas produksi konten yang dilakukan secara sukarela oleh para penggemar berkontribusi pada peningkatan visibilitas, popularitas, dan keuntungan industri budaya, meskipun tidak selalu diiringi dengan kompensasi ekonomi bagi pembuat konten.

Dalam konteks ini, prosumer tidak hanya dipahami sebagai subjek kreatif, tetapi juga sebagai bagian dari struktur ekonomi digital yang memungkinkan terjadinya eksploitasi nilai kerja melalui partisipasi pengguna.

Karakteristik

Beberapa karakteristik prosumer antara lain:

  • Memiliki peran ganda sebagai konsumen dan produsen
  • Berpartisipasi aktif dalam produksi dan distribusi konten
  • Menghasilkan nilai sosial, budaya, atau ekonomi
  • Sering kali terlibat dalam kerja digital tanpa bayaran langsung

Dampak dan Kritik

Konsep prosumer membawa dampak positif berupa meningkatnya partisipasi, kreativitas, dan demokratisasi produksi konten. Namun, sejumlah akademisi mengkritik konsep ini karena berpotensi menutupi praktik eksploitasi tenaga kerja digital, terutama ketika kontribusi prosumer dimanfaatkan oleh platform atau industri untuk kepentingan komersial tanpa pembagian keuntungan yang adil.


Pranala luar

Referensi

  1. ^ "Young fans of global popular culture: Between prosumer and free digital labourer". Unair News (dalam bahasa Inggris). Universitas Airlangga. 2020-07-08. Diakses tanggal 2026-01-01.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.