Pulasit
Pulasit merupakan penyakit gaib yang dikirimkan dengan perantara jin atau hantu oleh orang yang memiliki ilmu tersebut.[1] Seseorang yang terkena pulasi…
Pulasit merupakan penyakit gaib yang dikirimkan dengan perantara jin atau hantu oleh orang yang memiliki ilmu tersebut.[1] Seseorang yang terkena pulasit akan mengalami pingsan, mengigau, dan kesurupan.[2] Hestiyana (Juni 2017) dalam sebuah artikel yang ditulis menyatakan bahwa, “Pulasit adalah makhluk gaib yang merasuki tubuh seseorang. Pada kepercayaan masyarakat Banjar, orang yang terkena penyakit pulasit ini akan mengalami kesurupan.”[3] Salah satu tanda kiriman pulasit ialah belalang sembah. Masyarakat Banjar percaya bahwa belalang yang dikirim untuk mencoba seseorang, bisa gadis atau orang yang bersuami hingga mengakibatkan seseorang kerasukan dan histeris.[4]
Selain itu, pengobatan yang biasanya dilakukan masyarakat jika terkena pulasit dikenal dengan istilah batatamba. Batatamba dilakukan melalui doa, mantra, tulisan dan simbol, air penawar, dan benda yang ditakuti oleh makhluk gaib.[5] Praktik batatamba ini dilakukan oleh seorang penambaan untuk menyembuhkan pulasit.
Mantra penawar pulasit berupa bacaan-bacaan. Berikut ini mantra penawar pulasit dalam (Hestiyana: 2017):
"Mantra Mengusir Pulasit
Bismillahir rahmaanir rahiim
Bulik ikam, bila kada bulik
Ikam kugundul, bulik
Bila kada bulik
Ikam kugundul nang kaya nyiur ini
Artinya:
Mantra Mengusir Pulasit
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Pulang kamu, jika tidak pulang
Kamu kugundul, pulang
Jika tidak pulang
Kamu kugundul seperti kelapa ini"[3]
Pengobatan mantra ini dilakukan dengan buah kepala yang siap untuk digundulkan sebagai bentuk ancaman kepada hantu pulasit.[3]
Zulfa jamalie (2011), "bacaan-bacaan untuk menangkal makhluk gaib berupa doa, zikir, atau tawa’udz dari Al-qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Setelah mengalami transformasi, mantra kemudian didahului dengan ucapan basmallah dan diakhiri dengan berkat Lailahaillallah Muhammadarrasulullah."[2]
Referensi
- ^ Ilma (2022-06-16). "PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT PULASIT DI DESA WARINGIN KECAMATAN HAUR GADING KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA".
{{cite journal}}: - ^ a b "Batatamba Pengobatan Tradisional Banjar | PDF | Pengembangan Diri". Scribd. Diakses tanggal 2025-03-02.
- ^ a b c Hestiyana, Hestiyana (2017-06-01). "DIKSI DALAM MANTRA BAHASA BANJAR". GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan (dalam bahasa Inggris). 3 (1): 31–43. doi:10.47269/gb.v3i1.3. ISSN 2656-1085.
- ^ Mugeni, Muhammad (2009). Tatangar Atau Wahana Banjar (PDF). Banjarbaru: Balai Bahasa Banjarmasin Pusat Bahasa. hlm. 12. ISBN -.
{{cite book}}: Periksa|isbn=value: lengthPemeliharaan CS1: Status URL (link) - ^ Jamalie, Zulfa; Rif'at, Muhammad (2012). "Dakwah Kultural: Dialektika Islam dan Budaya dalam Tradisi Batatamba". Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah (dalam bahasa Inggris). 11 (21). doi:10.18592/alhadharah.v11i21.1786. ISSN 2579-986X.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.