Rojolele
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023) |
Rojolele adalah kultivar padi lokal unggulan Indonesia yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah.[1] Kultivar rojolele resmi dirilis oleh Kementerian Pertanian Indonesia pada tahun 2003.[1] Rojolele merupakan salah satu padi asal Indonesia yang digunakan sebagai induk persilangan program penelitian di IRRI.[1]
Sejarah Beras Rojolele Delanggu - Penamaan tersebut berasal dari cerita sejarah ketika Raja Pakubuwono IX “tedhak” atau terjun ke masyarakat, pada saat itu Pakubuwono IX tedhak ke Desa Delanggu dan bersama dengan anak laki-laki turut menanam padi. Oleh sebab itu, Pakubuwono IX berpesan ketika nantinya padi ini panen akan dinamai Rojolele.
Beras Rojolele Delanggu adalah varietas beras yang terkenal dari daerah Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Nama "Rojolele" merujuk pada varietas beras yang dihasilkan di wilayah tersebut, dan "Delanggu" adalah nama kecamatan di mana beras ini diproduksi.
Beberapa karakteristik dari Beras Rojolele Delanggu meliputi:
- Kualitas dan Aroma: Beras ini dikenal memiliki kualitas tinggi dengan aroma yang khas dan menyenangkan. Ini membuatnya sangat populer di kalangan konsumen yang mencari beras dengan cita rasa dan aroma yang istimewa.
- Tekstur: Setelah dimasak, beras Rojolele Delanggu menghasilkan nasi yang pulen, lembut, dan kenyal, ideal untuk berbagai hidangan.
- Budidaya: Beras ini sering dibudidayakan menggunakan metode pertanian tradisional yang mengutamakan keberlanjutan dan kualitas tanah, yang berkontribusi pada karakteristik unik dari beras tersebut.
- Penggunaan: Beras ini biasanya digunakan dalam masakan sehari-hari maupun untuk hidangan spesial, dan sering dianggap sebagai beras premium di daerah tersebut.
- Dukungan Komunitas: Produk ini bukan hanya tentang beras, tetapi juga tentang komunitas petani yang bersemangat. Petani-petani ini bekerja sama untuk menghasilkan beras berkualitas terbaik.
Beras Rojolele Delanggu merupakan contoh bagaimana varietas lokal dapat memiliki keunikan tersendiri dan nilai tambah dalam dunia kuliner, serta berkontribusi pada keberagaman dan kekayaan pangan di Indonesia.
Rujukan
- ^ a b c "KERAGAMAN PADI (Oryza sativa) VARIETAS ROJOLELE BERDASARKAN MORFOLOGI BIJI DAN POLA PITA ISOZIMNYA". Pasca UNS. 2009. Diakses tanggal 28 April 2014.[pranala nonaktif permanen]
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.