Rumpun bahasa Chong

Rumpun bahasa Chong adalah suatu rumpun bahasa yang merupakan cabang dari Pearik dalam lingkup rumpun bahasa Austroasia, sehingga cabang ini juga disebut sebaga…

Rumpun bahasa Chong
Chong
Pearik Barat
Dituturkan diThailand dan Kamboja
EtnisSuku Chong[1]
Penutur
500 jiwa (2007)[1]
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3cog
Glottologchon1284[2]
IETFcog
ELP
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam

CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman

NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Severely Endangered
Chong diklasifikasikan sebagai bahasa terancam berat (SE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
C10
Kategori 10
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa telah punah (Extinct)
C9
Kategori 9
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sudah ditinggalkan dan hanya segelintir yang menuturkannya (Dormant)
C8b
Kategori 8b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa hampir punah (Nearly extinct)
C8a
Kategori 8a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa sangat sedikit dituturkan dan terancam berat untuk punah (Moribund)
C7
Kategori 7
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai mengalami penurunan ataupun penutur mulai berpindah menggunakan bahasa lain (Shifting)
C6b
Kategori 6b
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mulai terancam (Threatened)
C6a
Kategori 6a
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa masih cukup banyak dituturkan (Vigorous)
C5
Kategori 5
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa mengalami pertumbuhan populasi penutur (Developing)
C4
Kategori 4
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan dalam institusi pendidikan (Educational)
C3
Kategori 3
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa digunakan cukup luas (Wider Communication)
C2
Kategori 2
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan di berbagai wilayah (Provincial)
C1
Kategori 1
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara (National)
C0
Kategori 0
Kategori ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan bahasa pengantar internasional ataupun bahasa yang digunakan pada kancah antar bangsa (International)
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL EthnologueC7 Shifting
Rumpun bahasa Chong dikategorikan sebagai C7 Shifting menurut SIL Ethnologue, artinya sebagian atau kebanyakan penutur mulai beralih menuturkan bahasa lain dalam kesehariannya atau bahasa ini telah tergeser oleh bahasa besar lainnya
Referensi: [3][4][5]
 Portal Bahasa
L • B • PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat

Rumpun bahasa Chong adalah suatu rumpun bahasa yang merupakan cabang dari Pearik dalam lingkup rumpun bahasa Austroasia, sehingga cabang ini juga disebut sebagai rumpun bahasa Pearik Barat karena cabang satunya, bahasa Pear merupakan bahasa Pearik yang paling timur.[7] Bahasa-bahasa Chong di Thailand merupakan fokus pelestarian oleh pemerintah di Thailand.[8][9]

Bahasa Chong tidak memiliki bentuk aksara sendiri hingga tahun 2000, ketika para peneliti di Universitas Mahidol menggunakan versi sederhana dari aksara Thai baku untuk menciptakan sistem penulisan Chong, setelah itu materi pengajaran pertama dalam bahasa tersebut muncul.[8] Bahasa Chong di Thailand saat ini dianggap berada pada tahap 7 dalam Graded Intergenerational Disruption Scale (GIDS) oleh Joshua Fishman, di mana tahap 8 adalah yang paling dekat dengan kepunahan.[9]

Meskipun bahasa-bahasa Chong yang digunakan di Thailand telah dipelajari mulai akhir abad ke-20, bahasa Chong di Kamboja belum diteliti. David Bradley (2007) melaporkan tidak ada penutur yang tersisa.[1]

Penggolongan

Hampir semua bahasa Pearik yang ada (kecuali Pear) disebut Chong, dan semuanya tidak membentuk satu bahasa tunggal. Chong yang sebenarnya terdiri dari sebagian besar bahasa yang oleh Sidwell (2009) menamainya sebagai "Chong Barat". Bahasa itu termasuk yang dituturkan di sekitar Provinsi Chanthaburi (sebagian besar di Distrik Khao Khitchakut bagian selatan dan Distrik Pong Nam Ron bagian barat)[10]. di perbatasan Thailand–Kamboja. Bahasa itu tidak boleh disamakan dengan bahasa yang juga disebut "Chong" di Provinsi Trat di Thailand bagian timur, atau dengan "Kasong" Chong, yang keduanya digolongkan sebagai "Chong Tengah" bersama dengan Samre, dan oleh karena itu mungkin harus dianggap sebagai dialek dari Samre ketimbang Chong yang di Chanthaburi. Demikian pula, bahasa yang disebut "Chung" di Provinsi Kanchanaburi dan di Kamboja adalah dialek Sa'och, dan digolongkan sebagai "Chong Selatan" bersama dengan Suoi.

  • Chong[11]
    • Chong Selatan
      • Suoi (Pannetier ms., Baradat ms. 1941)
      • Saoch, dua dialek:
        • Chung Kamboja - (Isara Chooseri 2007), (Pannetier ms.)
        • Chung Thailand - (Isara Chooseri 2007)
    • Chong Barat
      • Chong Chantaburi (Baradat ms.)
        • Chong həəp (Martin 1974)
        • Khlong Phlu Chong (Siripen Ungsitibonporn 2001)
        • Chong lɔɔ (Martin 1974)
        • Wang Kraphrae Chong (Siripen Ungsitibonporn 2001)
        • Chong (Huffman 1983)
    • Chong Tengah
      • Samre Pursat
      • Samre (Pornsawan Ploykaew 2001)
      • Chong (Baradat ms.)
      • Kasong (Noppawan Thongkham 2003), dulu disebut Chong Trat (Pannetier ms., Isarangura 1935)
    • Chong Utara (atau Somray)

Isara Choosri (2002) mencantumkan dialek-dialek Chong berikut yang dituturkan di Provinsi Chanthaburi.[10]

  • Takhian Thong ตะเคียนทอง (Chong Utara): di Ban Khlong Phlu คลองพลู (letak paling utara); Ban Nam Khun, Ban Takhian Thong ตะเคียนทอง, Ban Cham Khloh. Ini adalah dialek paling utara; di masa lalu, penutur bahasa Chong menetap di utara hingga Ban Chankhlem จันทเขลม. Beberapa ribu pembicara. Sebelumnya dikelompokkan sebagai bagian dari dialek barat yang juga dikenal sebagai Chong lɔɔ.
  • Phluang พลวง (Chong Selatan): di Ban Krathing, Ban Thung Saphan, Ban Thung Ta-In, Ban Phang Kalaeng. Ratusan penutur. Sebelumnya dikelompokkan sebagai bagian dari dialek barat yang juga dikenal sebagai Chong lɔɔ.
  • Pong Nam Ron โป่งน้ำร้อน (Chong Timur): di Ban Wang Kraphrae. Tinggal beberapa lusin pembicara. Dialek Chong Timur juga dikenal sebagai Chong həəp.

Dialek-dialek Chong Tengah adalah,

  • Samre di Pursat
  • Samre (Pornsawan Ploykaew 2001)
  • Chong (Baradat ms.)
  • Kasong (Noppawan Thongkham 2003), dulu disebut "Chong di Trat" (Pannetier ms., Isarangura 1935)

Fonologi

Konsonan

Fonem konsonan Chong[12]
  Bibir Ronggi Lelangit Lelangit
Lunak
Celah
Suara
Sengau m n ɲ ŋ
Letup p    b t    d c   k   ʔ
Geser (f) s h
Getar r
Sisi l
Hampiran w j

Vokal

Fonem vokal Chong[12]
Depan Madya Belakang
Tinggi i, ɨ,ɨː u,
Setengah Tinggi e, ə,əː o,
Setengah Rendah ɛ,ɛː ɔ,ɔː
Rendah a,

Rujukan

Catatan kaki

  1. ^ a b c Chong at Ethnologue (21st ed., 2018) Akses tertutup
  2. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Chong". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. {{cite book}}: ; ;
  3. ^ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ^ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  5. ^ "Rumpun bahasa Chong". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  6. ^ แบบเรียนภาษาชอง = Chong language
  7. ^ Hammarström, Harald; Forke, Robert; Haspelmath, Martin; Bank, Sebastian, ed. (2020). "Chong of Chanthaburi". Glottolog 4.3.
  8. ^ a b Lim Li Min (October 23, 2006). "Saving Thailand's Other Languages". International Herald Tribune. Diakses tanggal 2006-10-24.
  9. ^ a b Premsrirat, Suwilai. "Chong Language Revitalization Project" (PDF). Mekong Watch. Mahidol University. Diakses tanggal 22 June 2019.
  10. ^ a b Choosri, Isara. 2002. Mapping dialects of Chong in Chanthaburi province, Thailand: an application of Geographical Information System (GIS). M.A. dissertation, Mahidol University.
  11. ^ Sidwell, Paul (2009). Classifying the Austroasiatic languages: history and state of the art. LINCOM studies in Asian linguistics, 76. Munich: Lincom Europa.
  12. ^ a b Premsrirat, Suwilai; Rojanakul, Nattamon (2015). Chong. Paul Sidwell and Mathias Jenny (eds.), The Handbook of Austroasiatic Languages: Leiden: Brill. hlm. 603–642.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)

Daftar pustaka

  • Isarangura, N. N. (1935). Vocubulary of Chawng words collected in Krat Province. [S.l: s.n.].
  • DiCanio, C.T. (2009) The Phonetics of Register in Takhian Thong Chong, Journal of the International. Phonetic Association, 39(2): 162–188
  • Huffman, Franklin E. (1985). "The phonology of Chong, a Mon-Khmer language of Thailand". {{cite journal}}:
  • Premsrirat, Suwilai; Rojanakul, Nattamon (2015). Chong. In Paul Sidwell and Mathias Jenny (eds.), The Handbook of Austroasiatic Languages, 603-642. Leiden: Brill.
  • Suphanphaiboon, Surekha (1982). The Phonology of Chong (Takianthong, Makham District Chantaburi) (Thesis).

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.