Seks pranikah

Pemandangan rumah bordil; Brunswick Monogrammist, 1537; Gemäldegalerie, Berlin

Seks pranikah adalah sebuah kegiatan seksual yang diterapkan oleh orang sebelum mereka menikah. Pada masa lalu, seks pranikah dianggap masalah moral yang menjadi tabu di beberapa budaya dan dianggap dosa oleh sejumlah agama, tetapi sejak sekitar 1960-an, ini menjadi makin banyak diterima di negara-negara Barat. Sebuah kajian Pew tahun pada tahun 2014 tentang moralitas global menemukan bahwa seks pranikah dianggap tak diterima di "negara-negara mayoritas Muslim", seperti Indonesia, Malaysia, Yordania, Pakistan dan Mesir, masing-masing menyatakan lebih dari 90% tidak setuju, sementara orang-orang di negara-negara Eropa Barat kebanyakan menerimanya, dengan Spanyol, Jerman dan Prancis menyatakan ketidaksetujuan sebanyak kurang dari 10%.[1] Dalam agama Kristen, Gereja Katolik Roma menyebut seks pranikah sebagai dosa yang harus diampuni melalui pengampunan.

Dampak buruk seks pra-nikah adalah kehamilan diluar nikah, peningkatan aborsi, resiko kematian ibu-anak saat bersalin, potensi peningkatan jumlah perceraian, peningkatan anak-anak telantar, stigma moralitas & masalah sosial yang meluas, kemiskinan bertambah dan sebagainya. Seks pranikah dapat dicegah dengan memaksimalkan pendidikan moral agama dan seksologi.

Lihat juga

Referensi

Catatan

  1. ^ "Global Views on Morality - Premarital Sex". PewResearch Global Attitudes Project. 15 Apr 2014.

Daftar pustaka

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.