Susan Brison
Susan Brison adalah Profesor Filsafat dan Profesor Eunice and Julian Cohen untuk Studi Etika dan Nilai-Nilai Kemanusiaan di Dartmouth College, tempat ia juga mengajar dalam Program Studi Perempuan, Gender, dan Seksualitas.[1] Pada tahun akademik 2016–17, ia menjabat sebagai Laurance S. Rockefeller Visiting Professor for Distinguished Teaching di Princeton University.[2] Ia juga pernah memegang posisi kunjungan di New York University, Tufts University, dan Princeton University.[3][4] Karya Brison telah berhasil meningkatkan perhatian yang diberikan oleh filsafat, sebagai suatu bidang, terhadap isu pemerkosaan dan kekerasan dalam rumah tangga.[3]
Pendidikan dan Karier
Brison lulus dari University of California, Santa Cruz dengan gelar sarjana filsafat, dan kemudian meraih gelar magister serta PhD dari University of Toronto.[4] Ia juga pernah menjadi anggota Institute for Advanced Study, sebuah lembaga pascasarjana independen di New Jersey.[4]
Bidang Penelitian
Karya Brison mencakup berbagai topik, termasuk representasi mental, teori kebebasan berbicara, kekerasan seksual, dan isu-isu lain dalam filsafat sosial, feminis, politik, dan hukum. Sebagian besar karyanya diikat oleh tema umum anti-individualisme. Brison adalah seorang filsuf yang terlibat secara politis, berfokus pada menghubungkan kerja teoretisnya dengan pengalaman hidup orang-orang, dan mencari topik-topik di mana ia dapat menggunakan pelatihan filsafat analitiknya untuk memajukan keadilan sosial. Brison juga memiliki pandangan yang jauh lebih terbatas tentang batas-batas kebebasan berbicara dibandingkan banyak rekan sezamannya, dengan berargumen bahwa kebebasan berbicara dapat dibatasi secara sah.[3]
Publikasi
Brison telah menulis sejumlah artikel dalam jurnal bereview sejawat dan antologi, termasuk dalam Ethics, Nomos, dan Legal Theory.[5]
Brison telah menulis satu buku, Aftermath, dan menjadi salah satu penyunting volume Contemporary Perspectives On Constitutional Interpretation.[4] Ia juga sedang menulis bersama sebuah buku berjudul Debating Pornography, yang membahas perpecahan internal dalam feminisme yang muncul pada 1970-an dan berlanjut hingga kini mengenai cara terbaik mendekati isu pornografi.[3] Aftermath mendapat banyak pujian; Mimi Wesson menulis dalam The Women's Review of Books bahwa Aftermath adalah "sebuah volume yang indah dan menginspirasi."[6]
Aftermath: Violence and the Remaking of a Self
Brison menerbitkan Aftermath: Violence and the Remaking of a Self melalui Princeton University Press pada 2002.[7] Buku ini menggunakan lensa personal dari pengalamannya sendiri sebagai korban pemerkosaan dengan kekerasan untuk menelaah dampak kekerasan seksual terhadap identitas, membahas disintegrasi awal identitas yang muncul dari trauma pribadi yang parah dan rekonstruksinya kemudian.[8] Dalam membahas pengalaman hidupnya, Brison berargumen bahwa memahami secara naratif pengalaman pemerkosaan dapat membantu penyintas pulih dari luka tersebut.[6] Aftermath digambarkan sebagai upaya Brison untuk menyatukan kembali dua bagian besar hidupnya: ia adalah seorang perempuan yang pernah diserang secara seksual dan sekaligus seorang filsuf analitik.[9]
Bab dalam Antologi
Brison, Susan (2005), "Outliving oneself", dalam Cudd, Ann E.; Andreasen, Robin O. (eds.), Feminist Theory: A Philosophical Anthology, Oxford, UK; Malden, Massachusetts: Blackwell Publishing, hlm. 365–376, ISBN 9781405116619.
Referensi
- ^ "Meet Dartmouth's New Endowed Professors: Susan Brison | Dartmouth". home.dartmouth.edu (dalam bahasa Inggris). 2015-09-29. Diakses tanggal 2025-11-23.
- ^ "Susan J. Brison | University Center for Human Values". uchv.princeton.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-23.
- ^ a b c d "July/August 2012: Susan Brison - APA Committee on the Status of Women". www.apaonlinecsw.org. Diakses tanggal 2025-11-23.
- ^ a b c d http://www.dartmouth.edu/~phil/faculty/brison.html
- ^ "Susan J. Brison". sites.dartmouth.edu. Diakses tanggal 2025-11-23.
- ^ a b Wesson, Mimi (2002). Brison, Susan J. (ed.). "Mind over Matter". The Women's Review of Books. 19 (7): 7–8. doi:10.2307/4023912. ISSN 0738-1433.
- ^ "All Books | Princeton University Press". press.princeton.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-23.
- ^ "Reading Room". Oprah.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-23.
- ^ Murphy, Sara (2005-09). "Aftermath: Violence and the Remaking of a Self by Susan J. BrisonBetween Women and Generations: Legacies of Dignity by Drucilla Cornell". Signs: Journal of Women in Culture and Society. 31 (1): 234–238. doi:10.1086/431381. ISSN 0097-9740.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.