Tomu Gawi
Tomi Gawi adalah suatu kegiatan berupa upacara pernikahan yang biasa dilakukan oleh masyarakat Komering.[1] Rangkaian kegiatan yang terdapat pada upacara tomu gawi berupa acara pernikahan secara islam dan acara arak-arakan. Upacara pernikahan secara islam pada tomu gawi meliputi beberapa kegiatan yaitu mungian nyumbah (permisi masuk), warah (pembuka kata, minta izin untuk nikah) dengan membawa tepak dan calon mempelai pria berpakaian haji berupa jubah dan kotu. Kemudian didudukkan diatas lamat beralaskan sebagi yang ditaburi padi dan kendi berisi air sejuk, lambang kesuburan dan murah rezeki.
Referensi
- ^ Arios, Rois Leonard; Jumhari, Jumhari; Undri, Undri; Refisrul, Refisrul; Femmi, Femmi; Syah, Errich; Hasanadi, Hasanadi (2014). Warisan budaya tak benda di Propinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan. Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.