Utang najis

Utang najis (odious debt) dalam hukum internasional adalah utang yang tidak dianggap sah. Utang Najis berlaku terhadap suatu rezim yang terlibat dalam suatu kondisi yang mengharuskan terjadinya utang. Namun, utang tersebut dipinjam oleh pemimpin tanpa adanya persetujuan rakyat negaranya dan malah menggunakan biaya tersebut untuk menindas rakyat tersebut atau untuk keuntungan sendiri. Konsep/doktrin ini dikembangkan demi mencegah para pemimpin yang zalim atau rezim despotik untuk menaikkan utang, merampok, dan mewariskan utang ke rakyat dan rezim setelahnya.[1]

Sejarah

Awal sejarah doktrin Utang Najis bermulai di tahun 1898 setelah pecahnya Perang Spanyol-Amerika. Dalam proses negosiasi perdamaian, Amerika Serikat berargumen terhadap apakah rakyat Kuba wajib diberi tanggung jawab untuk membayarkan utang mereka yang dihutangkan oleh penjajah yang meminjamnya tanpa adanya persetujuan dari rakyat Kuba dan tidak menggunakan utang tersebut untuk kepentingan rakyat Kuba.

Walaupun Spanyol secara langsung tidak pernah mengakui keabsahan dari argumen AS, secara tidak langsung AS memenangkan ini dan Spanyol akhirnya menerima dan bertanggung jawab atas utang yang ditanggungkan kepada Kuba di bawah Perjanjian Perdamaian Paris. Peristiwa ini akhirnya memunculkan perkembangan doktrin yang serupa. Yang akhirnya memunculkan berbagai kekesalan dari berbagai rezim. [1]

Referensi

  1. ^ a b "Finance and Development". Finance and Development | F&D (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-04-27.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.