Wolf Man

Wolf Man
Poster penayangan di bioskop
SutradaraLeigh Whannell
ProduserJason Blum
Ditulis oleh
  • Leigh Whannell
  • Corbett Tuck
Pemeran
Penata musikBenjamin Wallfisch
SinematograferStefan Duscio
EditorAndy Canny
Perusahaan
produksi
DistributorUniversal Pictures
Tanggal rilis
  • 15 Januari 2015 (2015-01-15) (Indonesia)
  • 17 Januari 2025 (2025-01-17) (Amerika Serikat)
Durasi103 menit[1]
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
Anggaran$25 juta
Pendapatan kotor
$35,2 juta[2][3]

Wolf Man adalah film horor Amerika Serikat tahun 2025 yang disutradarai Leigh Whannell dari naskah yang ia tulis bersama Corbett Tuck. Film yang merupakan reboot dari The Wolf Man (1941) ini dibintangi Christopher Abbott, Julia Garner, dan Sam Jaeger. Film ini diproduseri Jason Blum lewat Blumhouse Productions. Alur ceritanya mengisahkan seorang kepala keluarga yang berusaha melindungi istri dan putrinya dari manusia serigala, tetapi malah terinfeksi dan perlahan berubah menjadi makhluk tersebut.

Film ini diumumkan pada tahun 2014 sebagai bagian dari Dark Universe, sebuah semesta sinematik bersama yang berpusat pada Universal Monsters. Setelah kegagalan The Mummy (2017), Universal beralih fokus ke film-film lepas. Kesuksesan The Invisible Man (2020) karya Whannell menghidupkan kembali minat Universal pada franchise Monsters. Mereka menerima proposal dari Ryan Gosling, yang juga akan menjadi pemeran untuk film Wolf Man baru dengan Derek Cianfrance sebagai sutradara. Namun, Cianfrance meninggalkan proyek ini pada 2023 dan Gosling mundur dari perannya, di mana Whannell mengambil alih sebagai sutradara dengan pemeran baru. Pengambilan gambar utama dilakukan di Selandia Baru pada awal 2024.

Wolf Man dirilis di Amerika Serikat oleh Universal Pictures pada 17 Januari 2025. Film ini mendapat ulasan beragam dari para kritikus dan meraih pendapatan $35,2 juta.

Plot

Pada tahun 1995, hilangnya seorang pendaki di pegunungan terpencil Oregon memicu spekulasi tentang virus yang terkait dengan satwa liar di wilayah tersebut, yang disebut oleh suku asli Amerika setempat sebagai "ma'iingan odengwaan" (wajah serigala). Selama perjalanan berburu di daerah tersebut, Blake Lovell remaja meninggalkan ayahnya, Grady untuk mencari posisi yang lebih baik untuk menembak rusa. Ayahnya menyusul dan memarahinya karena telah berjalan sendiri, lalu membawanya bersembunyi di sebuah pos pantau yang tinggi. Seekor makhluk humanoid misterius menyerang pos tersebut. Grady membidik dan menembaknya, tetapi meleset. Ketika Grady memberi tahu temannya, Dan Kiel, tentang binatang itu dan mengajaknya untuk memburunya, Dan menolak sarannya demi keselamatan Blake dan putra Dan, Derek.

Tiga puluh tahun kemudian, Blake tinggal di San Francisco bersama putrinya, Ginger, dan istrinya, Charlotte, tempat ia bekerja dari rumah sebagai penulis. Seperti ayahnya yang kini terasa asing baginya, ia kesulitan mengendalikan emosinya ketika merasa Ginger dalam bahaya, sementara Charlotte merasa asing karena tidak cukup banyak menghabiskan waktu di rumah bersama putrinya, sehingga menyebabkan kurangnya keharmonisan dalam hubungan mereka. Suatu hari, ia menerima akta kematian Grady, yang hilang, dan kunci rumah masa kecilnya. Ia memutuskan untuk mengambil barang-barang ayahnya sekaligus berlibur ke sana dalam upaya memperbaiki hubungannya dengan Charlotte.

Saat mencari arah jalan di hutan, mereka bertemu dengan Derek, yang memandu mereka ke rumah Grady saat matahari mulai terbenam. Saat hari telah gelap, Blake membanting setir saat ada makhluk humanoid yang pernah dilihatnya saat masih kecil berdiri di tengah jalan. Mobil mereka terjerumus dan terbalik di dalam hutan. Makhluk tersebut memecahkan kaca mobil melukai lengannya dan membunuh Derek. Blake dan keluarganya berhasil keluar dari mobil dan berjalan menuju ke rumah Grady. Blake menyalakan generator dan membarikade pintu masuk untuk melindungi diri dari ancaman makhluk tersebut. Dengan bertambah parahnya luka di lengannya, Blake mulai kehilangan gigi, berkeringat berlebihan dan mempunyai kepekaan ekstra terhadap suara dan bau. Saat dia mendengar suara gerakan makhluk tersebut, dia menempelkan badannya ke sebuah pintu, tetapi monster tersebut mencengkeram kakinya melalui pintu hewan peliharaan sampai Charlotte menghentikannya dengan memukulnya menggunakan palu. Blake pingsan tidak lama kemudian dan Charlotte mencoba mencari bantuan melalui radio, tapi tidak ada yang merespon.

Setelah Blake siuman, Charlotte segera menyadari ada yang berubah. Blake mulai kehilangan sebagian fungsi motorik serta kemampuan untuk berbicara dan memahami bahasa manusia. Gigi taringnya mulai tumbuh, matanya kini bisa melihat dengan terang di kegelapan, rambut serta kuku-kukunya mulai rontok, dan bulu-bulu kasar mulai tumbuh. Ketika Charlotte membuka perban di lengannya, Blake menggigit dirinya sendiri—liar, naluriah, seperti binatang yang tak lagi mengenal dirinya. Charlotte bersama dengan Blake dan Ginger kemudian diam-diam menyelinap ke sebuah truk tua yang ada di pekarangan rumah. Charlotte berhasil menyalakan truk tersebut. Namun sebelum mereka berhasil melarikan diri, makhluk itu tiba-tiba muncul di kaca depan truk dan memecahkan kaca depan mobil, memaksa mereka untuk keluar dan mencari perlindungan di atas sebuah rumah kaca. Sosoknya kini terlihat jelas—seorang manusia serigala. Mereka terpaksa melarikan diri ke atap rumah kaca, mencari perlindungan. Dalam keheningan yang menegangkan, Blake memberi isyarat kepada Charlotte untuk membawa Ginger kembali ke rumah, sementara dia sendiri berlari ke arah berlawanan agar monster itu mengikutinya.

Ginger dan Charlotte berdebat mengenai keputusan mereka meninggalkan Blake di luar. Charlotte membiarkan Blake yang perlahan berubah menjadi sesuatu yang bukan manusia masuk ke dalam rumah. Pada saat Ginger menyatakan rasa sayangnya kepada Blake, Blake memuntahkan jari milik sang manusia serigala dan menyudutkan Charlotte dengan tatapan mengancam. Namun dalam sekejap, kesadarannya kembali. Ia tahu bahwa dirinya kini menjadi ancaman bagi keluarganya. Dengan tekad bulat, ia bersiap meninggalkan rumah demi melindungi mereka. Tapi saat pintu terbuka, sang manusia serigala itu menyerangnya. Dalam pergulatan brutal, ia menggigit leher makhluk itu dan mengakhiri hidupnya. Ketika tubuh itu tergeletak, Blake melihat tato militer di lengan sang manusia serigala tersebut—dan menyadari bahwa manusia serigala itu adalah Grady yang telah berubah wujud. Blake berlari keluar, mencoba menjauh dari orang-orang yang ia cintai. Tapi tubuhnya tak lagi bisa menahan perubahan tubuhnya. Struktur tulangnya bergeser, kuku-kukunya terlepas digantikan oleh cakar, dan matanya berubah. Ia kini telah sepenuhnya telah berubah menjadi manusia serigala. Meski masih memiliki kesadaran, naluri buasnya tak bisa dibendung. Blake menerobos kembali ke dalam rumah dan mulai mengancam Charlotte dan Ginger. Charlotte, dengan keberanian yang tersisa, menyayat tangan Blake dengan pisau dan melarikan diri bersama Ginger ke sebuah lumbung tua.

Dalam gelapnya malam, Blake merangkak masuk ke lumbung tersebut, ia mencoba mendekati keluarganya. Namun langkahnya terhenti oleh jebakan kaki yang telah dipasang Charlotte sebelumnya. Charlotte dan Ginger berlari menjauh sejauh mungkin dari Blake. Terperangkap dan tak punya pilihan, Blake menggigit dan mencabik kakinya sendiri untuk membebaskan diri. Charlotte dan Ginger bersembunyi di pos pantau tempat Grady dan Blake bersembunyi dari sang manusia serigala 30 tahun lalu, sambil menunggu fajar tiba. Saat matahari mulai menyinari hutan, Blake muncul di ambang pintu pos. Charlotte mengangkat senapan, tangannya gemetar dan terdiam. Ginger, yang sejak awal digambarkan oleh ayahnya sebagai seseorang yang selalu tahu isi pikirannya, meyakinkan Charlotte bahwa Blake sedang menderita dan ingin mengakhiri semuanya. Mereka bertiga saling menatap untuk terakhir kalinya. Blake menerobos masuk, dan Charlotte menembaknya hingga tewas. Kemudian, Charlotte dan Ginger melangkah keluar dari hutan di depan keindahan lembah yang pernah Blake gambarkan.

Pemeran

Christopher Abbott at the Toronto Film Festival in Toronto in 2024.
Julia Garner at the Berlin International Film Festival in Berlin in 2020.
Film ini dibintangi oleh Christopher Abbott (kiri) dam Julia Garner sebagai Blake dan Charlotte Lovell.
  • Christopher Abbott sebagai Blake Lovell / Wolf Man
    • Zac Chandler sebagai young Blake Lovell
  • Julia Garner sebagai Charlotte Lovell, Blake's wife
  • Matilda Firth sebagai Ginger Lovell, Blake and Charlotte's daughter
  • Sam Jaeger sebagai Grady Lovell / Wolf Man, Ayah Blake yang terasing
  • Benedict Hardie sebagai Derek
  • Leigh Whannell tampil sebagai suara Dan Kiel, ayah Derek, yang menolak usulan Grady untuk memburu sang manusia serigala.

Produksi

Pengembangan

Pada Juli 2014, Universal Pictures mengumumkan rencananya untuk membangun waralaba sinematik bersama, yang kemudian diberi nama Dark Universe, berpusat pada koleksi Universal Monsters — yang mencakup The Wolf Man.[4][5] Pada November 2014, Aaron Guzikowski dikonfirmasi sebagai penulis untuk versi reboot dari The Wolf Man .[6][7] In June 206, DeadPada euni lywood melaporkan rumor bahwa Dwayne Johnson was considered for the titular role.[8] Pada Oktober, David Callaham direkrut untuk menulis ulang naskahnya. [9] Pada 2017, The Mummy dirilis sebagai film pertama dalam proyek Dark Universe. Film tersebut gagal baik secara kritik maupun komersial, sehingga Universal memutuskan untuk mengalihkan fokus pada penceritaan individual dan meninggalkan konsep jagat sinematik bersama, termasuk membatalkan The Wolf Man dan film lain yang sedang dalam tahap pengembangan.[10]

Kesuksesan film monster sebelumnya karya Whannell menginspirasi Universal untuk membuat Wolf Man.

Keberhasilan film The Invisible Man karya Leigh Whannell, baik secara kritik maupun komersial, menjadi titik balik bagi Universal Pictures. Menurut reporter Justin Kroll, kesuksesan tersebut membuat studio membatalkan konsep jagat sinematik bersama yang sebelumnya dirancang, dan membuka ruang kreatif yang lebih luas bagi para sineas. Batasan-batasan produksi yang selama ini mengikat—mulai dari anggaran hingga klasifikasi MPAA—dilonggarkan, memberi kebebasan bagi para pembuat film dan aktor untuk menentukan sendiri arah proyek mereka. Bahkan, Universal mulai mengundang nama-nama besar untuk mengajukan ide mereka secara langsung.[11] Memasuki awal tahun 2020, Universal telah menerima berbagai proposal selama satu setengah tahun dari para pembuat film yang tertarik mengembangkan karakter-karakter ikonik dalam waralaba monster klasik mereka. Salah satu pertemuan penting melibatkan aktor Ryan Gosling, yang mengajukan gagasan untuk me-remake The Wolf Man sekaligus membintangi film tersebut. Naskahnya ditulis oleh Lauren Schuker Blum dan Rebecca Angelo, dengan nada cerita yang digambarkan menyerupai atmosfer gelap dan intens seperti film Nightcrawler (2014).[11] Di balik layar, proses kreatif pun mulai bergerak. Seniman tata rias Mike Marino mulai merancang versi awal dari sosok manusia serigala.[12]

Beberapa sutradara dipertimbangkan untuk mengarahkan film ini, termasuk Cory Finley yang karyanya Thoroughbreds (2017) dilaporkan disukai oleh Universal, dan Whannell, yang disarankan oleh Jason Blum dari Blumhouse Productions (produser beberapa proyeknya, termasuk The Invisible Man) untuk mempertimbangkan kembali setelah awalnya menolak.[11][13] (Pada Februari 2020, Whannell pernah menyebutkan minatnya untuk membuat film manusia serigala dalam sebuah wawancara pers untuk The Invisible Man.[14]) Pada Juli 2020, terjadi negosiasi mengenai apakah Whannell akan menulis naskah dan menyutradarai film atau tidak.[13] Ia dan istrinya, Corbett Tuck, menulis draf pertama versi mereka dengan mengambil inspirasi dari keterbatasan dan isolasi yang diakibatkan pandemi COVID-19 untuk mengangkat tema ketidakterelakkan penyakit dan kematian, menempatkan cerita utama di satu lokasi untuk membuat drama terasa “dekat”, serta mengambil tema parenting dan pernikahan.[12][15][16] Penyakit yang diderita karakter utama dalam film dimaksudkan untuk menyerupai penyakit neurodegeneratif seperti ALS, yang menewaskan seorang teman dekat Whannell.[a][17]

Pra-produksi

Setelah Leigh Whannell mundur dari proyek karena konflik jadwal, Derek Cianfrance mulai bernegosiasi untuk menulis dan menyutradarai film ini pada Oktober 2021. Sebelumnya, ia telah bekerja sama dengan Ryan Gosling dalam dua film yang mendapat pujian kritis, Blue Valentine (2010) dan The Place Beyond the Pines (2012).[18] Film ini secara resmi mendapat lampu hijau menjelang berakhirnya pemogokan industri hiburan Hollywood pada tahun 2023.[19] Pada Desember 2023, Derek Cianfrance dan Ryan Gosling dilaporkan mundur dari proyek ini karena adanya konflik jadwal. Leigh Whannell pun kembali untuk mengambil alih kursi sutradara, menggarap naskah yang sebelumnya ia tulis bersama Tuck. Sementara itu, Cianfrance tetap mendapat kredit sebagai kontributor materi sastra tambahan di luar layar.[20][21][22] Ryan Gosling, yang masih mempertahankan perannya sebagai produser eksekutif, digantikan oleh Christopher Abbott sebagai pemeran utama dalam film tersebut.[20] Christopher Abbott adalah aktor pertama yang dihubungi Leigh Whannell untuk peran utama melalui Zoom, karena Whannell sudah mengenal dan mengagumi karya-karyanya. Keesokan harinya, Whannell menyaksikan Abbott tampil dalam pementasan off-Broadway Danny and the Deep Blue Sea (2023) bersama Aubrey Plaza di Teater Lucille Lortel, yang terletak di West Village , Manhattan. Meski tampil dengan menggunakan tongkat akibat cedera lutut yang parah, penampilan Abbott begitu kuat dan menyentuh, hingga Whannell langsung memantapkan pilihannya untuk menjadikannya pemeran utama.[17][23]

Selama masa pra-produksi, Whannell mengadakan pemutaran film mingguan untuk para kru di sebuah bioskop kecil di dalam studio tempat film tersebut dibuat. Film-film yang dipilih mencerminkan nada dan atmosfer yang ingin ia capai, termasuk The Shining (1980), The Thing (1982), The Fly (1986), Little Children (2006), Blue Valentine (2010), Amour (2012), and Under the Skin (2013).[15][24] Pada tahun 2024, Julia Garner, Sam Jaeger, dan Matilda Firth resmi bergabung dalam jajaran pemeran.[25][26][27] Bagi Garner dan Christopher Abbott, proyek ini menjadi kolaborasi ketiga mereka setelah Martha Marcy May Marlene (2011) dan sebuah episode musim kelima dari serial Girls (2016).[23] Dalam persiapan peran, Abbott menonton berjam-jam video hewan di YouTube untuk memahami bahasa tubuh serigala—gerakan, naluri, dan ekspresi yang tak bisa diajarkan lewat naskah. Sementara itu, Garner melakukan pendekatan yang lebih emosional: ia mewawancarai para ibu pekerja untuk menggali tekanan sosial yang dialami perempuan, lalu mengusulkan agar karakter yang ia perankan mengalami tujuh tahap kesedihan sepanjang film—yang berlatar hanya dalam satu malam. Ia mendalami gagasan tersebut setelah membaca berbagai buku tentang duka dan kehilangan.[28][29]

Syuting

Pengambilan gambar utama dimulai pada 17 Maret 2024, dengan Selandia Baru digunakan sebagai pengganti lokasi Oregon.[30][31] Adegan-adegan hutan difilmkan di Queenstown, Queenstown, Pulau Selatan, sementara set untuk kawasan pertanian—termasuk rumah, lumbung, dan rumah kaca—dibangun di dalam Lane Street Studios di Wellington, North Island, dengan Upper Hutt sebagai markas produksi. markas produksi. Bagian luar rumah dibangun di sebuah lahan pertanian di Mangaroa.[32][33] Desain produksi ditangani oleh Ruby Mathers.[24][32] Leigh Whannell dan sinematografer Stefan Duscio—dalam kolaborasi ketiga mereka setelah Upgrade dan The Invisible Man) mengambil inspirasi dari pendekatan visual Roger Deakins' yang “membumi” dalam Prisoners (2013) dan Sicario (2015).[34] Perubahan pencahayaan untuk mencerminkan pergeseran perspektif karakter dilakukan secara praktis di lokasi syuting, dengan penyesuaian lampu secara manual.[17][23] Salah satu tantangan teknis terbesar adalah adegan truk yang meluncur dari tebing. Truk tersebut harus diimpor dari Amerika Serikat agar posisi kemudi berada di sisi kiri. Tim efek khusus membutuhkan enam hari untuk membongkar, meringankan, dan merakit ulang kendaraan itu di atas rangka penyangga khusus—semua dilakukan tanpa pengelasan, pemotongan, atau penggerindaan karena larangan api terbuka akibat musim kering di wilayah tersebut. Untuk adegan rumah kaca, digunakan Technocrane sepanjang 50 kaki.[35]: 15  The film cost $25 million to produce.[36]: 15–17 

Desain prostetik dan tata rias efek khusus ditangani oleh Arjen Tuiten dan Pamela Goldammer.[15][23][37] Whannell menyusun daftar referensi desain manusia serigala, termasuk versi Lon Chaney Jr. dalam The Wolf Man (1941) dan David Naughton dalam An American Werewolf in London (1981) serta desain dari The Howling (1981) dan Dog Soldiers (2002), sebelum akhirnya memilih salah satu di antaranya. Namun akhirnya, ia memilih pendekatan orisinal yang terinspirasi dari interpretasi Heath Ledger sebagai Joker menghadirkan sosok ikonik dengan sentuhan baru. Desain pertama dari Tuiten langsung disetujui, setelah ia menunjukkan model manusia serigala berukuran nyata kepada Whannell. [38] Penerapan prostetik pada tubuh Christopher Abbott memakan waktu antara dua setengah hingga tujuh setengah jam, tergantung pada tahap transformasi yang dibutuhkan dalam adegan.[39][40]

Pasca produksi

Untuk menggambarkan menurunnya kemampuan Blake dalam memahami bahasa manusia, tim suara menggunakan teknik distorsi vokal dengan melapiskan dialog secara terbalik di atas suaranya.[41] Komposer Benjamin Wallfisch dan editor Andy Canny—keduanya sebelumnya bekerja dalam The Invisible Man—kembali bergabung dalam proyek Wolf Man.[42][43] Seperti Invisible Man, , musik latar film ini direkam di AIR Studios , London. Untuk komposisi penutup berjudul "Goodbye", yang mengiringi akhir film, Whannell awalnya meminta Wallfisch menulis musik yang "sederhana dan menghantui". Namun kemudian ia mengarahkan agar lagu tersebut berkembang menjadi klimaks emosional yang besar, terinspirasi oleh lagu penutup "Denouement", soundtrack dari The Invisible Man.[17] Proses pencampuran suara diselesaikan di Warner Bros. Studios Burbank.[17] Efek visual digunakan untuk menggambarkan perspektif Blake yang semakin menyerupai hewan: kabut samar, serangga digital, kulit transparan yang memperlihatkan pembuluh darah, dan mata yang berkilau dengan pantulan cahaya retroreflektif.[44]: 15  Film ini diproduksi dengan anggaran sebesar 25 juta dolar AS.[36]

Penayangan

Wolf Man ditayangkan pada 17 Januari 2025 di Amerika Serikat oleh Universal Pictures dan 15 Januari di Indonesia, termasuk format IMAX, 4DX, ScreenX, dan D-Box.[45] Film ini sebelumnya dijadwalkan tayang pada 25 Oktober 2024.[20] Penayangan perdana Hollywood pada 7 Januari di TCL Chinese Theatre dibatalkan karena kebakaran hutan California Selatan.[46]

Catatan

  1. ^ Adegan yang dihapus melibatkan ibu Blake yang menderita ALS

Referensi

  1. ^ "Wolf Man (15)". BBFC. January 7, 2025. Diakses tanggal January 17, 2025. 102m 36s
  2. ^ "Wolf Man – Financial Information". The Numbers. Diakses tanggal January 19, 2025.
  3. ^ "Wolf Man". Box Office Mojo. Diakses tanggal January 19, 2025.
  4. ^ Fleming, Mike Jr. (July 16, 2014). "Universal Taps Alex Kurtzman, Chris Morgan To Relaunch Classic Movie Monster Franchises". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 28, 2021. Diakses tanggal October 28, 2021.
  5. ^ Walkuski, Eric (May 22, 2017). "Universal reveals Dark Universe logo with Danny Elfman theme music". JoBlo.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 4, 2024. Diakses tanggal October 4, 2024.
  6. ^ Fleming, Mike Jr. (November 12, 2014). "Will Justin Lin Rev Fast & Furious Finale?". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 28, 2021. Diakses tanggal October 28, 2021.
  7. ^ Fleming, Mike Jr. (November 12, 2014). "Sony Confirms Dark Matter; Universal Confirms Aaron Guzikowski To Write Wolfman". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 26, 2021. Diakses tanggal October 28, 2021.
  8. ^ Fleming, Mike Jr. (June 22, 2016). "Dwayne Johnson Sets Jay Longino Graphic Novel Son Of Shaolin At Sony". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 28, 2021. Diakses tanggal October 28, 2021.
  9. ^ Ford, Rebecca (October 13, 2016). "Universal Taps The Expendables Writer to Pen The Wolf Man (Exclusive)". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 28, 2021. Diakses tanggal October 28, 2021.
  10. ^ Kit, Borys; Couch, Aaron (November 8, 2017). "Universal's Monsterverse in Peril as Top Producers Exit (Exclusive)". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 28, 2021. Diakses tanggal October 28, 2021.
  11. ^ a b c Kroll, Justin (May 29, 2020). "Ryan Gosling's Wolfman Gears Up at Universal as Director Decision Nears (Exclusive)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 26, 2021. Diakses tanggal October 27, 2021.
  12. ^ a b Romano, Nick (October 17, 2024). "Wolf Man is gnarlier than you might think: 'This one is pretty hardcore' (exclusive)". Entertainment Weekly. Diakses tanggal October 20, 2024.
  13. ^ a b Fleming, Mike Jr. (July 8, 2020). "Ryan Gosling's Wolfman Howling At Universal As Director Leigh Whannell & Blumhouse Join The Pack". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 26, 2021. Diakses tanggal October 27, 2021.
  14. ^ O'Connor, Anthony (February 22, 2020). "Leigh Whannell: The Invisible Man interview". FilmInk. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 20, 2024. Diakses tanggal July 20, 2024. Event occurs at 8:05.
  15. ^ a b c Lussier, Germain (October 18, 2024). "Wolf Man Is Not Set in the Same Universe as Invisible Man, but Leigh Whannell Does See a Connection". Gizmodo. Diakses tanggal October 18, 2024.
  16. ^ Bennett, Tara (January 15, 2025). "Leigh Whannell on finding Wolf Man's horror metaphor". Syfy Wire. Diakses tanggal January 15, 2025.
  17. ^ a b c d e Davids, Brian (January 17, 2025). "Wolf Man Filmmaker Leigh Whannell Talks Key Deleted Scene and Why He's Unwilling to Make The Invisible Man 2". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal January 17, 2025.
  18. ^ Kroll, Justin (October 26, 2021). "Ryan Gosling And Universal's Wolfman Sets Derek Cianfrance As Director". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 26, 2021. Diakses tanggal October 27, 2021.
  19. ^ Smith, Tessa (October 24, 2024). "NYCC 2024: Wolf Man Director Leigh Whannell Reveals Key Details About Blumhouse's New Horror Remake". Screen Rant. Diakses tanggal October 24, 2024.
  20. ^ a b c Kit, Borys (December 13, 2023). "Christopher Abbott Replacing Ryan Gosling to Star in Wolf Man for Blumhouse, Universal (Exclusive)". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 13, 2023. Diakses tanggal December 13, 2023.
  21. ^ "Wolf Man - WGA Directory". Writers Guild of America West. September 26, 2024. Diakses tanggal September 26, 2024.
  22. ^ Reyes, Mike (October 21, 2024). "Leigh Whannell's Wolf Man Deviated From The Original Ryan Gosling Pitch, And The Writer/Director Told Me Why". CinemaBlend. Diakses tanggal October 24, 2024.
  23. ^ a b c d Davids, Brian (January 15, 2025). "Wolf Man Star Christopher Abbott Talks His 7-Hour Transformation and Why He Has a Personal Stake in The Brutalist". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 16, 2025. Diakses tanggal January 16, 2025.
  24. ^ a b Thompson, Simon (January 15, 2025). "Wolf Man Director Leigh Whannell Put On A Film Festival For His Cast". Forbes. Diakses tanggal January 15, 2025.
  25. ^ D'Alessandro, Anthony (January 5, 2024). "Julia Garner To Star In Blumhouse & Universal's Wolf Man". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 5, 2024. Diakses tanggal January 5, 2024.
  26. ^ D'Alessandro, Anthony (March 27, 2024). "Blumhouse's Wolf Man Adds The Handmaid's Tale's Sam Jaeger". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 27, 2024. Diakses tanggal March 27, 2024.
  27. ^ D'Alessandro, Anthony (April 18, 2024). "Blumhouse & Universal's Wolf Man Adds Matilda Firth". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 18, 2024. Diakses tanggal April 18, 2024.
  28. ^ Sharma, Devansh (January 13, 2025). "Inventing Anna actor Julia Garner interview: 'Nothing's ever really easy if you want it to be good'". Hindustan Times. Diakses tanggal January 15, 2025.
  29. ^ Gray, Peter (January 16, 2025). "Interview: Wolf Man stars Christopher Abbott and Julia Garner on shaping their unique performances an genre navigation". The AU Review. Diakses tanggal January 16, 2025.
  30. ^ Jason Blum [@jason_blum] (17 Maret 2024). "Day one on the set of Wolf Man. Director Leigh Whannell pictured here. LFG!!! 📸: Nicola Dove/Universal Pictures and @blumhouse" (Kicauan). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Maret 2024. Diakses tanggal 18 Maret 2024 – via X (sebelumnya Twitter).
  31. ^ Turnquist, Kristi (January 16, 2025). "Oregon-set horror movie Wolf Man opens Friday; critics call it 'gripping enough', 'not especially scary'". The Oregonian. Diakses tanggal January 16, 2025.
  32. ^ a b Rose, Hannah (January 16, 2025). "'There's Nothing Like Being Scared': Wolf Man Producer Bea Sequeira on the Appeal of Horror". Comic Book Resources. Diakses tanggal January 16, 2025.
  33. ^ Semlyen, Phil de (January 17, 2025). "Where was Wolf Man filmed? The unexpected filming location behind the Universal Monster movie". Time Out. Diakses tanggal January 19, 2025.
  34. ^ West, Amy (December 28, 2024). "Wolf Man director on how his new horror movie was inspired by Denis Villeneuve's Sicario and Prisoners: 'This isn't a fantasy, this is real'". Games Radar. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 14, 2025. Diakses tanggal January 15, 2025.
  35. ^ "Wolf Man Production Notes". Universal Pictures Publicity. Diakses tanggal January 17, 2024.
  36. ^ a b Rubin, Rebecca (January 14, 2025). "Wolf Man, Keke Palmer Comedy One of Them Days Compete for Box Office Crown Over Holiday Weekend". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 14, 2025. Diakses tanggal January 14, 2025.
  37. ^ Jones, Tamera; Nemiroff, Perri (January 16, 2025). "'It's Fun To Watch How Much of the Human Is Leaving': Christopher Abbott Says This David Cronenberg Body Horror Inspired His Wolf Man Transformation". Collider. Diakses tanggal January 16, 2025.
  38. ^ Shayo, Lukas (October 20, 2024). "How The Wolf Man's Design Will Be Different From Other Werewolves Teased By Reboot Director: 'Just Looked Perfect'". Screen Rant. Diakses tanggal October 20, 2024.
  39. ^ "Christopher Abbott talks sinking teeth into Wolf Man role". NBC. January 15, 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 3, 2025. Diakses tanggal January 15, 2025.
  40. ^ O, Jimmy (January 16, 2025). "Interview: Leigh Whannell, Julia Garner, Christopher Abbott, and Beatriz Squeira Talk Wolf Man". JoBlo.com. Diakses tanggal January 16, 2025.
  41. ^ Gray, Peter (January 16, 2025). "Interview: Wolf Man director Leigh Whannell and co-writer Corbett Tuck on exploring grief through on-screen horror". The AU Review. Diakses tanggal January 16, 2025.
  42. ^ "Benjamin Wallfisch Scoring Leigh Whannell's Wolf Man". Film Music Reporter. December 2, 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 3, 2024. Diakses tanggal January 15, 2025.
  43. ^ Grierson, Tim (January 15, 2025). "Wolf Man: Review". Screen Daily. Diakses tanggal January 16, 2025.
  44. ^ "Wolf Man Production Notes". Universal Pictures Publicity. Diakses tanggal January 17, 2024.
  45. ^ D'Alessandro, Anthony (March 29, 2024). "Blumhouse's Wolf Man Runs From Fall To MLK Weekend 2025; The Woman In The Yard Unset For Now". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 29, 2024. Diakses tanggal March 29, 2024.
  46. ^ D'Alessandro, Anthony (January 7, 2025). "Wolf Man Hollywood Premiere Canceled Due To Pacific Palisades Fire". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 8, 2025. Diakses tanggal January 7, 2025.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.