Eperison

Eperison (diformulasi sebagai garam eperison hidroklorida) adalah obat golongan antispasmodik.

Eperison
Eperison
Data klinis
Nama dagangEstalex, Forres, Gratizin, Relaxon, Simnal, Myonal
AHFS/Drugs.comInternational Drug Names
Rute
pemberian
Oral
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
  • Harus dengan resep dokter
Pengenal
  • (2RS)-1-(4-Etilfenil)-2-metil-3-(1-piperidil)propan-1-ona
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
Data sifat kimia dan fisik
RumusC17H25NO
Massa molar259,39 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • CCc1ccc(cc1)C(=O)C(C)CN2CCCCC2
  • InChI=1S/C17H25NO/c1-3-15-7-9-16(10-8-15)17(19)14(2)13-18-11-5-4-6-12-18/h7-10,14H,3-6,11-13H2,1-2H3 checkY
  • Key:SQUNAWUMZGQQJD-UHFFFAOYSA-N checkY

Eperison (diformulasi sebagai garam eperison hidroklorida) adalah obat golongan antispasmodik.

Cara kerja eperison ialah dengan merelaksasi otot rangka dan otot polos pembuluh darah, dan menyebabkan penurunan miotonia, peningkatan sirkulasi, dan penekanan refleks nyeri. Obat ini menginhibisi miotonia dengan cara mengurangi nyeri, iskemia, dan hipertonia pada otot rangka, sehingga meringankan rasa kaku dan kelenturan, dan mempermudah gerakan otot [1]

Eperison dapat pula menyebabkan rasa pusing dan tinitus yang berhubungan dengan gangguan serebrovaskular atau spondylosis serviks.

Eperison memiliki efek sedasi yang relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan obat antispasmodik lain. Hal ini mempermudah pemberian obat pada pasien dan menjadikannya obat pilihan bagi pasien yang membutuhkan terapi antispasmodik tanpa mengurangi tingkat kesadaran.

Obat eperison di Jepang

Eperison juga mempermudah gerakan volunter ekstremitas atas dan bawah tanpa menurunkan kekuatan otot tersebut. Hal ini berguna selama tahap awal rehabilitasi dan berguna sebagai obat suportif selama terapi rehabilitatif berikutnya.

Indikasi

Preparat

Eperison hidroklorida tersedia dalam dosis 50 mg tablet salut gula, atau sebagai granula 10% pada pemberian oral.[6] Pada masa penelitian eksperimental, obat ini tersedia sebagai sediaan transdermal, dan menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan pada hewan pengerat. Akan tetapi, sediaan transdermal eperison ini belum tersedia untuk digunakan manusia.[7]

Dosis dan pemberian obat

Dosis eperison pada orang dewasa adalah 50-150 mg per hari dalam dosis terbagi, diminum setelah makan. Akan tetapi, dosis dapat disesuaikan oleh dokter yang meresepkan. Hal ini bergantung pada faktor-faktor lain seperti beratnya gejala, umur, dan respon pasien terhadap terapi.

Belum ditetapkan secara pasti keamanan eperison untuk penggunaan pada anak-anak. Karenanya, penggunaan eperison pada anak tidak direkomendasikan tanpa penelitian lebih lanjut.[6]

Perlu adanya pengurangan dosis eperison pada orang dengan lanjut usia, dan pasien lansia harus dipantau secara ketat untuk tanda-tanda hipofungsi fisiologis selama pengobatan dengan eperison.[6]

Penggunaan selama kehamilan dan menyusui

Belum ada penelitian yang menyebutkan eperison aman untuk digunakan oleh ibu hamil. Oleh karena itu, obat ini hanya boleh digunakan pada wanita hamil, jika manfaat yang diharapkan jauh lebih besar daripada kemungkinan risiko yang terkait dengan pengobatan. Produsen Myonal merekomendasikan obat ini tidak digunakan selama menyusui. Jika penggunaan eperison tidak bisa dihindari, pasien disarankan untuk berhenti menyusui selama masih mengkonsumsi eperison. Eperison telah terbukti diekskresikan ke dalam ASI pada penelitian pada hewan (pada tikus).

Farmakologi

Kontraindikasi

Eperison dikontraindikasikan pada pasien yang diketahui hipersensitif terhadap obat ini.

Efek samping obat ini antara lain: relaksasi berlebih (sangat jarang), mengantuk, gangguan pencernaan, nyeri perut, mual, muntah, anoreksia, diare, sembelit, vertigo, sakit kepala, insomnia, ruam kulit, dll.[8]

Perhatian

Penggunaan eperison pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap obat apa pun harus dilakukan dengan hati-hati. Pemberian pada pasien dengan gangguan fungsi hati dapat memperburuk disfungsi hati.

Gejala kelemahan, pusing, kantuk atau gejala lainnya dapat terjadi akibat efek obat ini. Jika terdapat gejala tersebut di atas, dosis obat dapat dikurangi atau dihentikan secara permanen. Pasien harus diperingatkan untuk menghindari aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan lebih, seperti mengoperasikan mesin atau berkendara.[6]

Interaksi obat

Terdapat laporan mengenai gangguan akomodasi mata yang terjadi setelah penggunaan obat tolperison hidroklorida dan metokarbamol secara bersamaan.[9][10]

Keamanan dalam overdosis

Gejala kejang dilaporkan terjadi pada bayi setelah pemberian eperison secara tidak sengaja.[11]

Catatan

  • Fujioka M, Kuriyama H (December 1985). "Eperisone, an antispastic agent, possesses vasodilating actions on the guinea-pig basilar artery". J. Pharmacol. Exp. Ther. 235 (3): 757–63. PMID 3935775.
  • Inoue S, Bian K, Okamura T, Okunishi H, Toda N (July 1989). "Mechanisms of action of eperisone on isolated dog saphenous arteries and veins". Jpn. J. Pharmacol. 50 (3): 271–82. doi:10.1254/jjp.50.271. PMID 2761129.
  • Viveksarathi, K., dkk. "Desain bentuk dosis dan evaluasi tablet eperisone hydrochloride matrix film coated extended release." Int J Pharm Pharm Sci 4.2 (2012): 575-581. http://www.ijppsjournal.com/Vol4Issue2/3559.pdf Diarsipkan 2018-04-13 di Wayback Machine.

Referensi

  1. ^ Yang SI, Park HY, Lee SH (July 2004). "Transdermal eperisone elicits more potent and longer-lasting muscle relaxation than oral eperisone". Pharmacology. 71 (3): 150–6. doi:10.1159/000077449. PMID 15161997. {{cite journal}}:
  2. ^ "eperisone Summary Report - CureHunter". www.curehunter.com.
  3. ^ Bose K (1999). "The efficacy and safety of eperisone in patients with cervical spondylosis: Results of a randomized, double-blind, placebo-controlled trial". Methods Find Exp Clin Pharmacol. 21 (3): 209–13. doi:10.1358/mf.1999.21.3.534831. PMID 10389124.
  4. ^ a b "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-02-06. Diakses tanggal 2008-09-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  5. ^ "Efficacy and safety of eperisone in patients with low back pain: a double blind randomized study". europeanreview.org. 17 October 2012.
  6. ^ a b c d "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-12-29. Diakses tanggal 2008-09-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  7. ^ Yang Sang-In; Park Ha-Young; Lee Sang-Ho; Lee Seung-Jin; Han Ok-Yeun; Lim Sung-Cil; Jang Choon-Gon; Lee Wan-Suk; Shin Young-Hee (July 2004). "Transdermal eperisone elicits more potent and longer-lasting muscle relaxation than oral eperisone". Pharmacology. 71 (3): 150–6. doi:10.1159/000077449. PMID 15161997.
  8. ^ "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-11-28. Diakses tanggal 2010-06-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  9. ^ "Perilax Dosage & Drug Information | MIMS Indonesia". www.mims.com. Diakses tanggal 2021-09-22.
  10. ^ "Methocarbamol (Professional Patient Advice)". Drugs.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-22.
  11. ^ Tanno K, Narimatsu E, Takeyama Y, Asai Y (May 2007). "Infantile case of seizure induced by intoxication after accidental consumption of eperisone hydrochloride, an antispastic agent". Am J Emerg Med. 25 (4): 481–2. doi:10.1016/j.ajem.2006.09.002. PMID 17499672.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.