Haromunte

Haromunte
Aksara Batakᯂᯒᯬᯔᯮᯉ᯲ᯖᯩ
(Surat Batak Toba)
Nama marga
  • Haromunte
  • Haromunthe
  • Haro Munte
  • Haro Munthe
Nama/
penulisan
alternatif
Silsilah
Jarak
generasi
dengan
Siraja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadijulu
(Raja Nai Ambaton)
5Raja Nabolon
6Munte Tua
7Ompu Jelak Maribur
(Raja Parultop)
Nama lengkap
tokoh
Ompu Jelak Maribur Haromunte
(Raja Parultop)
Nama istriAbitan Nauli Boru Tamba Lumban Tongatonga
Nama anak
  • 1. Sahang Ulubalang
  • 2. Raja Isora
  • 3. Guru Sojuangon
Nama boru
Kekerabatan
Kerabat
marga
Turunan
  • 1. Ompu Raja Pamarpar
  • 2. Ompu Raja Nabuea
  • 3. Ompu Toga Raja
(anak dari Datu Morani Aji melalui Raja Isora)
Matani ari
binsar
Tamba
Asal
SukuBatak
Etnis
Daerah asalSitiotio, Samosir

Haromunte (Surat Batak: ᯂᯒᯬᯔᯮᯉ᯲ᯖᯩ) adalah salah satu marga Batak yang terdapat dalam masyarakat Batak Toba dan Batak Dairi yang merupakan turunan dari marga Munte. Penulisan marga ini bervariasi antara Haromunte, Haromunthe, Haro Munte, atau Haro Munthe. Marga Haromunte berasal dari keturunan Munte Tua melalui Ompu Jelak Maribur (Raja Parultop).[1]

Asal

Ompu Jelak Maribur Haromunte adalah seorang datu (dukun) yang sering digelari sebagai "Raja Parultop" karena mahir menggunakan ultop, yakni sejenis senjata tradisional masyarakat Batak yang terbuat dari bambu dan dilapisi dengan lilitan kulit lintah. Hingga saat ini, ultop tersebut masih disimpan oleh keturunannya di Huta Sibabiat, Negeri Tamba.[butuh rujukan]

Sebagai keturunan Tuan Sorbadijulu (Raja Nai Ambaton/Datu Sindar Mataniari), keturunan Munte tidak diperbolehkan untuk menikahi keturunan dari saudara Munte, yakni: Simbolon, Tamba, dan Saragi. Namun ternyata, Ompu Jelak Maribur (Raja Parultop) menikahi seorang wanita keturunan Tamba yang sembuh berkat pengobatannya. Karena pernikahan tersebut tidak sesuai dengan janji keturunan Nai Ambaton untuk tidak saling menikahi, maka sejak itu Raja Parultop dinamai dengan Haromunthe. Nama tersebut menjadi marga yang digunakan oleh keturunannya hingga saat ini.[butuh rujukan]

Adapun tarombo dari Ompu Jelak Maribur Haromunte (Raja Parultop) sebagai berikut:

Munte Tua menikah dan memiliki dua orang putra, yaitu: (1) Ompu Jelak Karo, (2) Ompu Jelak Maribur yang bergelar Raja Parultop.

Ompu Jelak Maribur (Raja Parultop) yang keturunannya bermarga Haromunte atau Haromunthe beliau menikah dengan Si Boru Abitan Nauli Boru Tamba, putri dari Tamba Lumbantongatonga serta memiliki tiga orang putra yaitu (1) Saha Ulubalang yang menggunakan marga Munte atau Munthe yang bermukim di daerah Humbang Hasundutan, (2) Raja Isora yang bermukim di Huta Sibabiat Tamba, (3) Guru Sojuangon yang di kemudian hari keturunannya menggunakan marga Dalimunte, Dalimunthe serta sebagian kecil marga Munte atau Munthe bermukim di daerah Angkola dan Mandailing, Ompu Jelak Maribur (Raja Parultop) juga memiliki seorang putri yang menikah dengan Ompu Rumaroha Tamba Lumbantoruan.

Raja Isora kemudian menikah dan mempunyai seorang putra yang bernama Ompu Datu Morani Aji, lalu Datu Morani Aji menikah dengan Boru Limbong Sihole serta mempunyai tiga orang putra, yang dikemudian ketiga orang putra ini mewakili ketiga kelompok marga Haromunte. Adapun ketiga orang putra tersebut yaitu:

  1. Ompu Raja Pamarpar
  2. Ompu Raja Nabue
  3. Ompu Toga Raja

Ompu Raja Pamarpar

Ompu Raja Pamarpar menikah dengan Boru Sitohang serta memiliki dua orang putra yaitu: (1) Ompu Sait Pagar yang menikah dengan Boru Nainggolan, putri dari Ompu Pugun Nainggolan; (2) Ompu Tinumpahan yang menikah dengan Boru Malau.

Ompu Raja Nabue

Ompu Raja Nabue yang menikah dengan Boru Gultom serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Barita Sunggul, kemudian menikah dengan Boru Gultom serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Sanggar Nagugun, dan seorang putri dari Barita Sanggul yaitu: yang dinikahi oleh Raja Parsuratan Marpaung kemudian Sanggar Nagugun yang menikah dengan Boru Malau serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Paronggal II kemudian menikah dengan Boru Tampubolon serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Manalitang yang menikah dengan Boru Limbong serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Raja Ilang-ilang lalu menikah dengan Boru Pandiangan serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Raja Nabue II kemudian menikah dengan Boru Pakpahan, putri dari Ompu Hutaomas Pakpahan Hutanamora serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Raja Paronggal III, serta menikah dengan Boru Gultom dan memiliki dua orang putra, yaitu: (1) Ompu Panggapang yang menikah dengan Boru Harianja dan Boru Sitindaon; (2) Ompu Tuan Nagaja yang menikah dengan Boru Tampubolon

Ompu Toga Raja

Ompu Toga Raja yang menikah dengan Boru Sinaga serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Panangian, kemudian menikah dengan Boru Silalahi serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Langat yang kemudian menikah dengan Boru Pandiangan serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Rondang lalu Ompu Rondang menikah dengan Boru Sinaga serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Patar Uluan kemudian Ompu Patar Uluan menikah dengan Boru Pandiangan serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Dongar Nabolon lalu menikah dengan Boru Sitohang serta memiliki seorang putra yaitu Ompu L. Nabolon kemudian menikah dengan Boru Sihaloho serta memiliki seorang putra yaitu Ompu Dopen lalu menikah dengan Boru Sihotang serta memiliki tiga orang putra yaitu: (1) Ompu Dumogar yang menikah dengan Boru Pandiangan; (2) Ompu Deak yang menikah dengan Boru Sitohang; (3) Ompu Sonang Nauli yang menikah dengan Boru Manurung, serta seorang putri yang dinikahi oleh marga Silalahi Sinabutar.

Referensi

  1. ^ "Tuan Seul dan Jelak Maribur". HAROMUNTHE (dalam bahasa American English). 2015-06-05. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-28. Diakses tanggal 2022-07-23.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.