Miko

Miko (巫女) adalah istilah dalam agama Shinto[1] di Jepang, merujuk pada wanita kuil (jinja)[2] atau pendeta-wanita pendamping[3] yang dulu pernah dipandang sebagai dukun[4] tetapi dalam budaya Jepang modern pekerjaan tersebut dikenali sebagai peran secara adat[5] dalam kehidupan di kuil sehari-hari, terlatih untuk mengerjakan tugas mulai dari melakukan penyucian[6] hingga melakukan Kagura,[7] suatu tarian suci.
Deskripsi fisik
Pakaian tradisional miko adalah hakama (sejenis celana panjang longgar) berwarna merah atau rok panjang berlipat, dengan haori (jaket kimono) putih, serta pita rambut putih atau merah. Dalam agama Shinto, warna putih melambangkan kesucian.
Peralatan miko tradisional meliputi azusayumi (梓弓 atau "busur kayu azusa")[8] tamagushi (玉串 atau "persembahan cabang pohon sakaki")[9] dan gehōbako (外法箱 atau "kotak supernatural yang berisi boneka, tengkorak manusia dan hewan ... [dan] tasbih Shinto").[10]
Miko juga menggunakan "lonceng, gendang, lilin, dan semangkuk nasi"[11] dalam upacara.
Definisi
Miko atau fujo — "dukun wanita; gadis kuil"[12] — dalam bahasa Jepang biasanya ditulis 巫女[12] yang merupakan gabungan huruf kanji 巫 "dukun; medium", dan 女 "wanita; perempuan".[12] Miko dahulu ditulis 神子 (secara harfiah berarti "anak dewa")[12] dan 巫子 ("anak dukun").
Lihat pula
Catatan kaki
Bacaan lebih lanjut
- Aston, William George. Shinto: way of the gods. Longmans, Green, and Co. (1905)
- Blacker, Carmen. The Catalpa Bow: A Study of Shamanistic Practices in Japan. London: George Allen & Unwin. (1975)
- Fairchild, William P. "Shamanism in Japan"[pranala nonaktif permanen], Folklore Studies 21:1–122. (1962)
- Folklore Society, The. Folklore, Volume 10.Great Britain. (1899)
- Groemer, Gerald. "Female Shamans in Eastern Japan during the Edo Period" Diarsipkan 2011-08-12 di Wayback Machine., Asian Folklore Studies 66:27–53. (2007)
- Hardacre, Helen. "Shinmeiaishinkai and the study of shamanism in contemporary Japanese life," in Religion in Japan, ed. by P.F. Kornicki and I.J. McMullen, Cambridge University Press, pp. 198–219. (1996)
- Hearn, Lafcadio. Glimpses of unfamiliar Japan: Volume 1. Houghton, Mifflin and company. (1894)
- Kawamura Kunimitsu. "A Female Shaman's Mind and Body, and Possession"[pranala nonaktif permanen], Asian Folklore Studies 62.2:257–289. (2003)
- Kuly, Lisa. "Locating Transcendence in Japanese Minzoku Geinô: Yamabushi and Miko Kagura," Ethnologies 25.1:191–208. (2003)
- North-China herald and Supreme Court & consular gazette, The: Volume 79 - North-China Herald. (1906)
- Ricci, Daniele Japanese Shamanism: trance and possession. Volume Edizioni (Kindle Edition, 2012).
- Picken, Stuart DB. The A to Z of Shinto. Scarecrow Press. (2006)
- Waley, Arthur. The Noh Plays of Japan. (1921)
Pranala luar
- Miko, Encyclopedia of Shinto entry
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.