Raijū

ilustrasi Raiju dibuat oleh seniman Jepang Ban KōKē (1733-1806), digambarkan dalam Kanda-Jihitsu (閑田次筆) sebagai binatang yang jatuh ke bumi dalam sambaran petir.

Raijū (雷獣) merupakan makhluk legendaris berwujud serigala atau anjing berwarna putih dan biru dalam cerita rakyat Jepang, dan terbentuk dari elemen petir. Makhluk ini merupakan pendamping Raijin, dewa petir Shinto.

Deskripsi

Menurut catatan sumber, Raijū memiliki bentuk tubuh lain yang menyerupai berbagai macam hewan, seperti tanuki, macan tutul, macan kumbang, macan kumbang putih, kambing-hutan rubah, musang, martes, harimau, kucing, kelinci, anjing, serigala, babi hutan, rusa, badak, banteng, beruang, landak, tupai, mamalia laut (seperti paus, lumba-lumba atau anjing laut), trenggiling, tikus atau naga

Orang Jepang dahulu yang percaya dengan takhayul, memiliki kebiasaan menutup pusarnya ketika mendengar guntur. Mereka percaya Raiju akan tidur di pusar manusia untuk bersembunyi dari dewa petir Raijin yang akan menembakkan panah petir ke makhluk tersebut.[1]

kemunculan Raiju dikaitkan dengan fenomena misterius guntur dan kilat. Mitos yang menceritakan tentang Raiju diyakini bersumber dari teks materia medica Cina Bencao Gangmu, dan para peneliti berpendapat cerita tersebut menjadi tenar selama zaman Edo.[2] Raiju diberi konotasi negatif karena muncul banyak peristiwa yang terjadi di langit, di luar nalar manusia pada era tersebut.[2]

Pendekatan ilmiah

Teori terbaru menunjukkan bahwa Raiju pada dasarnya adalah hewan kecil yang tinggal di pohon yang disebut hakubishin (Paguma larvata) yang ditemukan di negara-negara Asia Timur seperti Tiongkok dan Taiwan. Sementara, beberapa ahli percaya bahwa Paguma larvata dibawa oleh tentara Perang Dunia II sebagai hewan peliharaan,[2] kemiripan Raiju dalam lukisan dari periode Edo juga menunjukkan bahwa Paguma larvata (Musang bulan) telah ada di Jepang sejak jauh sebelumnya.

Lihat juga

Referensi

  1. ^ "Raijū | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-05-27.
  2. ^ a b c Foster, Michael Dylan (2015-01-14). The Book of Yokai: Mysterious Creatures of Japanese Folklore (dalam bahasa Inggris). Univ of California Press. hlm. 197–198. ISBN 978-0-520-27101-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjutan


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.