Provolone

Provolone / Provolone Val Padana
Negara asalItalia
Kawasan, kotaCremona, Brescia, Bergamo, Mantua, Milan, Verona, Vicenza, Rovigo, Padova, Picenza, Trento
WilayahLombardy
Sumber susuSapi
DipasteurisasiTergantung pada variasi susu sapi, tersedia versi yang diasap
TeksturSemi-keras
Waktu pematanganminimal 3 bulan
SertifikasiDOP [1]

Provolone adalah keju jenis pasta filata yang berasal dari Italia.[1] Keju ini memiliki berbagai bentuk, antara lain bentuk buah pir, melon atau kerucut.[1][2] Tekstur keju ini semi-keras dengan kulit yang berwarna kuning keemasan.[1][2][3] Provolone memiliki rasa yang manis tetapi apabila dimatangkan untuk waktu yang lama rasanya menjadi lebih tajam.[2] Nama Provolone berasal dari kata dalam dialek Neapolitan yaitu prova yang lalu menjadi provola.[2] Kata tersebut merujuk kepada bentuk dari keju Provolone yang seperti bola.[2]

Sejarah

Pada awalnya keju Provolone diproduksi di Italia selatan terutama di Napoli.[2] Namun, pembuatan keju juga banyak dilakukan di daerah utara, yaitu di daerah Lombardia.[2] Banyak pembuat keju dari Napoli yang membeli susu di daerah utara Italia untuk membuat keju karena harganya yang lebih murah.[2] Fenomena ini disebut dalam suatu survei agrikultural dari pemerintah pada akhir tahun 1800 oleh Stefano Jacini.[2]

Bentuk dan tekstur

Semua keju Provolone memiliki kulit yang tipis dan halus berwarna kuning keemasan.[1] Bentuk dari keju ini bermacam-macam, ada yang berbentuk seperti buah pir, melon, kerucut dibentuk seperti sosis.[1][2][4] Namun yang paling umum ditemukan di toko-toko di Italia adalah yang berbentuk seperti sosis.[4] Berat dari keju ini bervariasi tergantung pada pembuatnya.[4] Giganti atau keju raksasa sering dibuat untuk acara-acara spesial seperti pameran.[4] Panjang dari keju ini dapat mencapai 3 meter.[4]

Berikut ini adalah macam-macam bentuk keju Provolone dan sebutannya:[3]

  • Bentuk melon / pir, disebut Mandarino, Mandaron, atau Provoletta
  • Bentuk sosis, disebut Pancetta, Pancettone atau Salamino
  • Bentuk kerucut, disebut Gigante, Gigantino, atau Gigantone
  • Bentuk botol, disebut Fiaschetta

Pembuatan

Untuk membuat Provolone, susu sapi diasamkan dengan menggunakan rennet.[1] Dadihnya kemudian dipotong-potong, dicuci dan dibentuk.[1] Pencetakan keju tersebut dapat dilakukan secara manual atau dengan menggunakan cetakan khusus.[1] Setelah itu, potongan-potongan keju direndam dalam air garam selama 12 jam hingga 25 hari.[1] Kemudian keju provolone dimatangkan untuk beberapa saat.[1] Usia pematangan untuk keju berukuran kecil adalah 3 bulan, sedangkan untuk keju yang berukuran lebih besar membutuhkan waktu yang lebih lama.[1] Bila dimatangkan lebih dari tiga bulan rasa keju ini akan lebih tajam.[1] Penggunaan rennet dari kambing atau domba pun dapat membuat rasa keju Provolone lebih tegas dan tajam.[1] Keju Provolone juga dapat diasapkan, biasanya pembuat keju dari Amerika Utara melakukan ini untuk menambah rasa.[1][5]

Jenis

Pada umunya keju Provolone terbagi menjadi dua jenis, yaitu[3][4]

Dolce (Halus)

Jenis dolce dibuat dengan menggunakan rennet dari anak sapi dan dimatangkan sekitar dua hingga tiga bulan.[3][4] Keju jenis ini sangat terasa susu dan krimnya.[3] Teksturnya halus dan lunak serta memiliki kulit yang tipis.[3][4] Provolone dolce memiliki berat maksimum 5 kilogram.[3]

Picante (Tajam)

Jenis picante dikoagulasi dengan menggunakan rennet dari anak kambing atau anak domba yang memengaruhi rasanya yang tajam.[3][4] Dibutuhkan waktu minimal 3 bulan hingga lebih dari 1 tahun untuk mematangkan keju jenis ini.[3] Keju ini berwarna lebih gelap dengan rasa yang lebih tajam dan pedas dari jenis dolce.[3][4] Keju ini dapat memiliki berat hingga 90 kilogram.[3]

Daerah produksi

Keju Provolone diproduksi di berbagai daerah di Italia, antara lain:

Lihat pula

Rujukan

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 228-229.
  2. ^ a b c d e f g h i j (Inggris) Provolone Val Padana DOP Diarsipkan 2010-07-09 di Wayback Machine., Academia Barilla. Diakses pada 2 Mei 2010.
  3. ^ a b c d e f g h i j k (Inggris) Provolone Cheese, I Love Cheese. Diakses pada 2 Mei 2010.
  4. ^ a b c d e f g h i j (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 55.
  5. ^ (Inggris) Provolone Diarsipkan 2010-02-06 di Wayback Machine., Practically Edible. Diakses pada 2 Mei 2010.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.