To Bada

Suku Bada (bahasa Pamona: To Bada), adalah sebuah suku bangsa di Sulawesi Tengah yang mendiami wilayah pedalaman Lembah Bada di Lore. Etnolog Swedia Walter Kaudern, mengklasifikasikan mereka sebagai subsuku Poso-Toraja.[1] A.C. Kruyt meyakini bahwa suku ini berasal dari arah utara dari wilayah yang mereka tempati saat ini, berdasarkan peninggalan megalitik yang ditelitinya di Bada. Kaudern berpendapat bahwa teori migrasi Kruyt ini keliru —menyebutnya sebagai teori yang "lemah"— dan menambahkan bahwa sangat sulit untuk mengetahui proses migrasi yang dilakukan oleh orang-orang Bada hanya dengan melakukan observasi pada batu-batu megalitik.[2]

Dari desa-desa suku yang tersebar di Lembah Bada, dua atau tiga di antaranya tergolong masih asli. Desa-desa ini termasuk Bulili, Badangkaia dan kemungkinan besar Gintu, sedangkan sisanya merupakan koloni dari desa-desa ini. Badangkaia dan Bulili dianggap sebagai pemukiman yang benar-benar tua, sebuah pendapat yang dikemukakan Kaudern setelah menemukan sejumlah besar batu —yang telah dipotong dalam bentuk mortir— di kedua desa tersebut, dan kelihatannya merupakan sisa-sisa dari periode sebelumnya. Penduduk Bada menjelang tahun 1920-an disebut sudah tidak mengetahui bagaimana cara mengukir batu. Desa-desa lain di lembah ini, yang terdiri dari Bewa, Kanda, Pada, Bomba, Lelio dan Kolori, semuanya terletak arah timur laut dari Bulili dan Gintu. Semuanya adalah desa koloni, yang didirikan oleh penduduk tiga desa tertua di Bada.[3]

To Bada memiliki sebuah koloni yang bernama Buyumpondoli, yang terletak di ujung utara Danau Poso. Kruyt mencatat bahwa interaksi antara penduduk koloni ini dan penduduk asli yang tinggal di lingkungan sekitar, menjadi lebih erat.[4]

Referensi

  1. ^ Kaudern 1925, hlm. 75.
  2. ^ Kaudern 1925, hlm. 76.
  3. ^ Kaudern 1925, hlm. 77.
  4. ^ Kaudern 1925, hlm. 79.

Bacaan lebih lanjut

  • Adriani, Nicolaus; Kruyt, Albertus Christiaan (1912). De Bare'e sprekende Toradja's van Midden-Celebes. Batavia: Landsdrukkerij.
  • Kaudern, Walter (1925). Results of the author's expedition to Celebes, 1917-1920: Migrations of the Toradja in Central Celebes. Vol. 2. Den Haag. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.